PENGARUH KOMBINASI STARTER Bifidobacterium longum DAN Lactobacillus acidophilus TERHADAP KUALITAS SUSU FERMENTASI

  • Rati Riwayati Br Pasaribu Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia
  • Elmy Mariana Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia
  • Yurliasni Yurliasni Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia
Keywords: kadar asam laktat, total plate count, antibakteri, susu fermentasi

Abstract

Gangguan pencernaan merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemui di kalangan masyarakat. Pemanfaatan susu kambing fermentasi yang mengandung probiotik merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah pencernaan. Tujuan penelitian ini untuk melihat kualitas susu kambing fermentasi dengan kombinasi starter Bifidobacterium longum dan Lactobacillus acidophilus serta potensinya dalam menghambat pertumbuhan Salmonella sp dan Escherichia coli. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 (lima) perlakuan yaitu P1 = 1% : 4%, P2 = 2% : 3%, P3 = 2,5% : 2,5%, P4 = 3% : 2%, P5 = 4% : 1%. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan, sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Parameter penelitian yaitu kadar asam laktat, total plate count (TPC) dan kemampuan antibakteri untuk menghambat Salmonella sp dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kombinasi starter Bifidobacterium longum dan Lactobacillus acidophilus sebagai starter pada susu kambing fermentasi menghasilkan kadar asam laktat dan total plate count yang sesuai dengan SNI. Kadar asam laktat yang diperoleh pada penelitian ini berkisar antara 1,17 sampai dengan 1,22%. Total plate count yang dihasilkan berada dalam kisaran 8,52 sampai dengan 8,89 log CFU/ml. Daya hambat yang dihasilkan dari kombinasi starter Bifidobacterium longum dan Lactobacillus acidophilus tergolong lemah dalam menghambat pertumbuhan Salmonella sp dan Escherichia coli. Kesimpulan yang diperoleh tidak mempengaruhi kadar asam laktat, total plate count, dan kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen Salmonella sp dan Escherichia coli.

References

Afriani. 2010. Pengaruh Penggunaan Starter Bakteri Asam Laktat Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum terhadap Total Bakteri Asam Laktat, Kadar Asam dan Nilai pH Dadih Susu Sapi. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. 8(6):279–285.
Alakomi, HL, A Paananen, ML Suihko, IM Helander, dan M Saarela. 2006. Weakening Effect of Cell Permeabilizers on Gram-Negative Bacteria Causing Biodeterioration. Environmental Microbiology. 72(7):4695–4703.
Azizah, N, YB Pramono, dan SB Abduh. 2013. Sifat Fisik, Organoleptik, dan Kesukaan Yogurt Drink dengan Penambahan Ekstrak Buah Nangka . Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 2(3):148–151.
FAO. 2002. Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food. Food and Agriculture Organization of the United Nations, London.
FAO. 2007. Standard for Infant Formula and Formulas for Special Medical Purposes Intended for Infants. CODEX: International Food Standards.
Fuller, R. 1992. Probiotics. Champman and Hill, London.
Galdeano, CM, AM Leblanc, G Vinderola, MB Bonet, dan G Perdigon. 2007. Mechanisms of Immunomodulation Induced by Probiotic Bacteria. Clinical and Vaccine Immunology. 14(5):485–492.
Ginting, N dan E Pasaribu. 2005. Pengaruh Temperatur dalam Pembuatan Yoghurt dari Berbagai Jenis Susu dengan Menggunakan Lactobacillus Bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Jurnal Agribisnis Peternakan. 1(2):73-77.
Hadiwiyoto, S. 2009. Teori dan Prosedur Pengujian Mutu Susu dan Olahannya: Teknik Uji Mutu Susu. Edisi 2. Liberty, Yogyakarta.
Hutasuhut, LY, Z Hanum, dan Yurliasni. 2021. Efektivitas Fermentasi Susu Kambing Menggunakan Bakteri Lactobacillus rhamnosus dengan Penambahan Jus Buah Bit (Beta vulgaris L.) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Patogen Usus. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 6(4):429-435.
Mahdian, E dan MM Tehrani. 2007. Evaluation the Effect of Milk Total Solids on the Relationship Between Growth and Activity of Starter Cultures and Quality of Concentrated Yoghurt. American-Eurasian J. Agric and Eviron Sci. 2(5):587–589.
Pelczar, MJ dan E Chan. 2008. Dasar-Dasar Mikrobiologi 1. Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Rahmiati dan M Mumpuni. 2017. Eksplorasi Bakteri Asam Laktat Kandidat Probiotik dan Potensinya dalam Menghambat Bakteri Patogen. Journal of Islamic Science and Technology. 3(2):141–150.
Salminen, S, AV Wright, dan A Ouwehand. 2004. Lactic Acid Bacteria: Microbiological and Functional Aspects (3 ed.). Marcel Dekker, New York.
Sanjaya, TA dan E Apriliana. 2013. Deteksi Escherichia coli pada Jajanan Cendol yang Dijual di Pasar Tradisional Kota Bandar Lampung. Medical Journal of Lampung University. 2(5):10–17.
Syarifah, R, FA Harris, AS Erina, dan Winaruddin. 2018. Uji Daya Hambat Ekstrak Biji Buah Pala (Myristica fragrans Houtt) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner. 2(3):361–372.
Tamime, A. 2005. Probiotic Dairy Products. Blackwell Publishing, New Jersey.
Wahyu, SS, S Julaikha, Suranto, S Susanti, Y Lorentina, Y Sopian, dan ZY Arfah. 2012. Pengujian Total Bakteri/Total Plate Count (TPC). Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.
Yurliasni, CI Novita, Z Hanum, dan H Latif. 2020. Optimizing The Quality and Antimicrobial Ability of Yogurt Through A Combination of Starter and Dates Puree at Different Levels. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 425. doi: 10.1088/1755-1315/425/1/012050.
Published
2023-07-23
How to Cite
Pasaribu, R., Mariana, E., & Yurliasni, Y. (2023). PENGARUH KOMBINASI STARTER Bifidobacterium longum DAN Lactobacillus acidophilus TERHADAP KUALITAS SUSU FERMENTASI. PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI AGRIBISNIS PETERNAKAN (STAP), 10, 135-142. Retrieved from https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/2236
Section
Articles