ANALISIS POTENSI DAN BASIS PENGEMBANGAN TERNAK RUMINANSIA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS

Main Article Content

Destalia Tri Anggraeni
Nunung Noor Hidayat
Rahayu Widiyanti
Mohammad Iqbal Haqqi

Abstract

Kebutuhan pangan yang semakin meningkat menjadikan domba dan kambing sebagai usaha budidaya dengan prospek yang cukup tinggi. Kendati demikian, usaha peternakan ruminansia kecil menjumpai kendala berupa pengembangan usaha yang tidak terpusat dan skala usaha yang kecil. Hal tersebut menyebabkan sulitnya akses peternak terhadap fasilitas penting seperti sarana dan prasarana, sumber daya manusia yang berkualitas, dukungan kelembagaan, serta bantuan teknis yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas. Strategi pengembangan peternakan domba berawal dari penentuan lokasi yang ideal, yaitu daerah yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif untuk budidaya. Kabupaten Banyumas menjadi salah satu daerah potensial untuk pengembangan peternakan ruminansia kecil.  Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui trend populasi ternak ruminansia kecil dalam 10 tahun terakhir; (2) mengetahui basis pengembangan ternak ruminansia kecil dengan menggunakan rumus LQ. Penelitian ini membahas trend populasi ternak ruminansia kecil selama 10 tahun terakhir dan basis pengembangan di Kabupaten Banyumas menggunakan analisis regresi linier sederhana, analisis LQ dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trend populasi ternak ruminansia kecil di Kabupaten Banyumas menunjukkan adanya fluktuatif dan cenderung menurun dalam 10 tahun terakhir diperoleh persamaan Y = 1E+07 - 6525,8X, dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,3726, adapun wilayah basis pengembangan ternak ruminansia kecil di Kabupaten Banyumas (LQ > 1) terdapat di Kecamatan Lumbir, Wangon, Rawalo, Kebasen, Kemranjen, Sumpiuh, Tambak, Somagede, Banyumas, Patikraja, Purwojati, Ajibarang, Gumelar, Purwokerto selatan, Purwokerto Barat, dan Purwokerto Timur. Untuk mengetahui lebih lanjut potensi pengembangan ternak ruminansia kecil di Kabupaten Banyumas perlu dilakukan analisis daya dukung lahan hijauan dan riset pasar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS POTENSI DAN BASIS PENGEMBANGAN TERNAK RUMINANSIA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 249-255. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1309

References

Badan Pusat Statistik (BPS). 2025. Banyumas dalam Angka 2025.

Maesya, A., dan S. Rusdiana. 2018. Prospek pengembangan usaha ternak kambing dan memacu peningkatan ekonomi peternak. Agriekonomika. 7(2):135-148.

Hidayat, N. N., N. A. Setianto., L. Setiana., R. Widiyanti., dan S. Mastuti. 2020. Pemetaan Wilayah Pengembangan Ternak Sapi Potong Di Kabupaten Banyumas Berdasarkan Indeks LQ Dan Potensi Hijauan. In: Prosiding Seminar Teknologi Agribisnis Peternakan (Stap) Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. pp. 147-154

Pinardi, D., A. Gunarto., dan S. Santoso. 2019. Perencanaan lanskap kawasan penerapan inovasi teknologi peternakan prumpung berbasis ramah lingkungan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 7(2):251-262.

Primawati, A., I. Mutia., dan D. Marlina. 2021. Analisis Klasifikasi Populasi Ternak Kambing dan Domba dengan Model Convolutional Neural Network. Faktor Exacta. 14(1):22-33.

Santosa, B., S. Yuniarti., dan R. Hidayat. 2020. Prospek pengembangan kambing perah sebagai sumber susu lokal. Jurnal Peternakan Indonesia. 22(3):145–156

Surachman, M. A., S. Mulatsih., dan W. Rindayati. 2022. Analisis Perwilayahan Usaha Ternak Domba di Provinsi Jawa Barat. Tata Loka. 24(3):257-266.