ANALISIS BASIS PENGEMBANGAN TERNAK RUMINANSIA BESAR DI KABUPATEN BANYUMAS

Main Article Content

Avita Dwi Anur
Ayu Mala Afiyana
Nunung Noor Hidayat
Rahayu Widiyanti

Abstract

Pengembangan ternak ruminansia besar di Kabupaten Banyumas memiliki potensi strategis dalam memperkuat perekonomian daerah dan ketahanan pangan nasional. Kabupaten Banyumas didukung oleh ketersediaan sumber daya alam dan kondisi agroklimat yang sesuai untuk budidaya sapi potong, sapi perah, dan kerbau. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi wilayah basis dan non‐basis pengembangan ruminansia besar di tingkat kecamatan. Metode penelitian menggunakan metode dokumenter dengan memanfaatkan data sekunder dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas serta BPS Kabupaten Banyumas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik sederhana meliputi nilai rata-rata, distribusi frekuensi, dan tabulasi silang secara deskriptif. Analisis Location Quotient (LQ) digunakan untuk membandingkan populasi ruminansia besar pada tiap kecamatan terhadap total populasi di Kabupaten Banyumas, dengan nilai LQ > 1 sebagai kriteria wilayah basis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 kecamatan basis, yaitu Jatilawang, Kalibagor, Pekuncen, Cilongok, Karanglewas, Kedungbanteng, Baturraden, Sumbang, Kembaran, Sokaraja, dan Purwokerto Utara. Kecamatan Baturraden, Sumbang, dan Kembaran memiliki nilai LQ tertinggi sebagai sentra utama pengembangan. Keunggulan wilayah basis didukung oleh ketersediaan hijauan pakan, kesesuaian topografi, dan infrastruktur peternakan yang berkembang. Penelitian merekomendasikan prioritas pembangunan peternakan difokuskan pada kecamatan basis untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS BASIS PENGEMBANGAN TERNAK RUMINANSIA BESAR DI KABUPATEN BANYUMAS. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 244-248. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1308

References

BPS Kabupaten Banyumas. 2025. Kabupaten Banyumas Dalam Angka 2025. https://banyumaskab.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/5adf34c556062c3d064eab01/kabupaten-banyumas-dalam-angka-2025.html, diakses pada 19 November 2025.

Rizaldy, MF, dan Asnani. 2024. Analisis Penentuan Dan Kebijakan Strategi Pengembangan Sektor Basis Wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya. 26 (01): 93-114.

Rompas, J, D Engka, dan K Tolosang. 2015. Potensi Sektor Pertanian dan Pengaruhnya terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. 15 (4): 124-136.

Yuwono, P. 2024. Pengembangan Subsektor Peternakan Berbasis Komoditas Unggulan di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Pengembangan SDM dan Kebijakan Publik. 5 (2): 81-91.

Zahra, A, DR Ananda, JS Pangaribuan, Z Maknun, dan KMZ Basriwijaya. 2025. Analisis Location Quotient (LQ) dan Model Rasio Pertumbuhan (MRP) Usaha Peternakan Sapi Potong di Provinsi Sumatera Utara. Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis. 2 (1): 133-143.