EVALUASI PENGARUH FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP SIFAT-SIFAT KUANTITATIF PRASAPIH DOMBA GARUT

Main Article Content

Muhammad Arfan Nur Ardiansyah
Agus Susanto
Dattadewi Purwantini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh faktor lingkungan, khususnya musim kelahiran, terhadap sifat-sifat kuantitatif prasapih pada domba Garut di UPTD BPPTDK Margawati. Data yang digunakan merupakan data primer hasil pencatatan performa individu domba Garut dari tahun 2017-2023, meliputi bobot lahir dan bobot badan umur 30, 60, dan 90 hari. Data diseleksi berdasarkan kelengkapan catatan dan dikelompokkan berdasarkan musim kelahiran. Analisis dilakukan secara deskriptif dan dilanjutkan dengan analisis ragam (ANOVA) menggunakan rancangan acak tidak seimbang, kemudian diuji lanjut dengan uji t antar musim. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor musim berpengaruh nyata terhadap bobot lahir cempe (F = 3,76 > Fₜₐᵦ = 3,00; p = 0,02). Rataan bobot lahir pada musim hujan, sedang, dan kemarau masing-masing sebesar 2,63 ± 0,67 kg; 2,57 ± 0,67 kg; dan 2,58 ± 0,68 kg dengan rataan total 2,61 kg. Uji lanjut menunjukkan perbedaan nyata antara musim hujan dan kemarau (t = 2,45; p = 0,014), sedangkan musim lainnya tidak berbeda nyata. Disimpulkan bahwa musim kelahiran berpengaruh terhadap performa awal pertumbuhan cempe domba Garut, di mana kondisi lingkungan pada musim hujan memberikan hasil terbaik. Disarankan agar manajemen reproduksi domba Garut diarahkan pada periode kelahiran musim hujan untuk memperoleh bobot lahir optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

EVALUASI PENGARUH FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP SIFAT-SIFAT KUANTITATIF PRASAPIH DOMBA GARUT. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 217-222. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1304

References

Benyi K., Norris D., Karbo N., and Kgomo K. A. 2006. Effects of genetic and environmental factors on pre-weaning and post-weaning growth in West African crossbred sheep. Trop Anim Health Prod 38: 547–554.

Dudi, S., Sumadi, dan Handiwirawan, E. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi performa pertumbuhan prasapih domba lokal Indonesia. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 28(2): 95–104.

Gunawan, A., and Jakaria. Genetic and Non-Genetics Effect on Birth, Weaning, and Yearling Weight of Bali Cattle. Media Peternakan. 34(2): 93-98

Istiqomah, L., Sumantri C., dan Wiradarya T. R. 2006. Performa Dan Evaluasi Genetik Bobot Lahir Dan Bobot Sapih Domba Garut Di Peternakan Ternak Domba Sehat Bogor. J.Indon.Trop.Anim.Agric. 31(4): 232-242.

Kumar, S., Singh, G., & Kumar, S. (2017). Effect of non-genetic factors on growth performance of lambs under organized farm conditions. Indian Journal of Animal Research. 51(2): 279–284.

Maulana, H. dan Baliarti E. 2021. Kemampuan Produksi Domba Ekor Tipis Pada Berat Badan Awal Berbeda Yang Diberi Pakan Kangkung Kering. Biospecies. 14 (2): 31 – 36.

Rinca, K. F., Mubdi R., Kristanto D., Putra I. P. C., Luju M. T., Bollyn Y. M. F., dan Gultom R. 2022. Review: Faktor Resiko yang Mempengaruhi Respon Termoregulasi Ternak Ruminansia. JPI. 24 (3): 304-314

Sumadi., Prajayastanda J., dan Ngadiyono N. 2014. Estimasi Heritabilitas Sifat Pertumbuhan Domba Ekor Gemuk di unit Pelaksana Teknis Pembibitan Ternak-Hijauan Makanan Ternak Garahan. Buletin Peternakan. 38(3): 125-131.