PENAKSIRAN NILAI REPITABILITAS DAN KEMAMPUAN PRODUKSI KARAKTERISTIK REPRODUKSI DOMBA GARUT DI UPTD-BPPTDK MARGAWATI GARUT

Main Article Content

Kheisya Adhiestya Kusumawardani
Dattadewi Purwantini
Setya Agus Santosa
Agus Susanto
Dewi Puspita Candrasari
Novita Hindratiningrum

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menaksir nilai repitabilitas dan kemampuan produksi melalui nilai Most Probable Producing Ability (MPPA) karakteristik litter size dan lambing interval pada domba Garut. Penelitian dilaksanakan di UPTD-BPPTDK Margawati, Garut, Jawa Barat. Materi penelitian yaitu catatan data induk domba Garut di UPTD-BPPTDK Margawati Garut dari tahun 2018 – 2023. Sampel terdiri dari 65 ekor induk yang memiliki catatan lengkap mengenai jumlah anak sekelahiran dan tanggal beranak dari paritas satu hingga empat. Data dianalisis secara deskriptif statistik serta dilakukan penaksiran nilai repitabilitas menggunakan metode analisis variansi. dan penaksiran nilai Most Probable Producing Ability (MPPA). Hasil analisis menunjukkan bahwa rataan litter size paritas pertama 1,74±0,67 ekor, kedua 1,75±0,75, ketiga 1,75±0,73 ekor, dan keempat 1,57±0,68 ekor. Rataan lambing interval domba Garut interval pertama adalah 304,55±34,89 hari, kedua 325,55±69,97 hari, dan ketiga 317,07±47,37 hari. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa nilai repitabilitas litter size termasuk kategori sedang (0,236±0,051) dan lambing interval kategori rendah (0,015±0,072). Nilai MPPA terbaik untuk karakteristik litter size adalah sebesar 2,1 ekor dengan tag individu 15.066, sedangkan nilai MPPA terbaik untuk karakteristik lambing interval adalah individu dengan tag 15.04.244 yaitu sebesar 326,84 hari.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PENAKSIRAN NILAI REPITABILITAS DAN KEMAMPUAN PRODUKSI KARAKTERISTIK REPRODUKSI DOMBA GARUT DI UPTD-BPPTDK MARGAWATI GARUT. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 200-209. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1301

References

Aditya, R. 2015. Perbandingan nilai MPPA produksi susu antara sapi perah Friesian Holstein dan Peranakan Friesian Holstein di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden Purwokerto. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 3(1): 93-97.

Atmoko, B., I. G. S. Budisatria, N. Ngadiyono, F. Aryanti, dan P. Panjono. 2018. Teknologi tepat guna pada induk kambing melalui penerapan breeding center dan flushing di Sentra Peternakan Rakyat Kebon Wulangreh, Desa Karangdukuh, Klaten. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 4(1):87-108.

Badan Pusat Statistik. 2024. Populasi domba menurut provinsi (ekor).

Choiria, R., I. G. S. Budisatria, T. S. M. Widi, dan R. D. Hartono. 2016. Produktivitas domba Garut di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Denpasar. Buletin Peternakan 40(1): 41-47.

Dahtiar, F., T. R. Yulianti, and D. R. Nurlatif. 2024. Performance and carcass characteristics of Garut sheep fed different levels of concentrate in the fattening phase. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 1345(1): 012027.

Heriyadi, D. 2011. Pernak Pernik Senarai Domba Garut. Unpad Press, Bandung.

Hudori, H. A., F. E. A. Pratama, P. Andini, dan R. L. Chairina. 2022. Produktivitas peternakan domba menggunakan sistem kawin alam di CV Gumukmas Multi Farm Kabupaten Jember. In: Conference of Applied Animal Science Proceeding Series p. 42-46.

Indrijani, H., D. S. Tasripin, A. Anang, dan E. D. Nanda. 2018. Pendugaan nilai ripitabilitas dan daya produksi susu 305 hari sapi perah Fries Holland (Kasus di PT UPBS Pangalengan). Prosiding Seminar Nasional PERSEPSI III, Manado.

Jagusiak, W., E. Ptak, A. Otwinowska-Mindur, and A. Zarnecki. 2023. Genetic relationships of body condition score and locomotion with production, type and fertility traits in Holstein-Friesian Cows. The International Journal of Animal Biosciences 17(6): 281-295.

Kementerian Pertanian. 2015. Pemanfaatan Sumber Daya Genetik Domba Lokal. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Jakarta.

Kusumowardhani, V. L. H. dan L. Hakim. 2017. Karakteristik Fenotip dan Kualitatif Domba Garut di Balai Pengembangan Pembibitan Ternak Domba dan Kambing Margawati Garut. Jurnal Sains Peternakan Indonesia 12(1): 18-24.

Morristiana, C. S., S. D. Nisa dan G. R. E. C. P. S. A. 2017. Pendugaan nilai heritabilitas dan repitabilitas sifat produksi kambing Peranakan Etawah (PE) pada laktasi pertama di Kabupaten Garut. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 5(3): 120-125.

Nurachma, S., A. Pusparini, D. Heriyadi, dan A. Sarwestri. 2015. Pengembangan sumber daya lokal dalam agribisnis peternakan. Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan 7. Universitas Padjadjaran, Jatinangor.

Panjono, P., E. Baliarti, N. Ngadiyono, I. G. S. Budisatria, T. S. M. Widi, M. D. E. Yulianto, and S. Bintara. 2016. Reproductive performances of thin-tailed and Garut ewes raised in the same condition. In: International Seminar on Tropical Animal Production (ISTAP) p. 554-556.

Pinasthika, A., Sumadi dan W. S. Widayati. 2024. Pendugaan nilai heritabilitas dan repitabilitas sifat produksi susu sapi perah Friesian Holstein (FH) pada laktasi pertama di KPBS Pangalengan. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 29(1): 70-79.

Pusparini, L., N. Ngadiyono, I. G. S. Budisatria, and M. D. E. Yulianto. 2015. Reproductive performance of Garut and thin tailed sheep in the Central Java province. Livestock Research for Rural Development 27(6).

Rahmatullah, I., S. N. Widyawati, D. C. W. R. A. P. D. Sari, T. N. Sari dan M. U. H. R. C. A. 2022. Hubungan antara jarak beranak (lambing interval) dengan jumlah anak sekelahiran (litter size) pada domba Batur. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan 6(2): 145-150.

Rice, V. A., F. N. Andrews, E. J. Warwick and J. E. Legates. 1957. Breeding and Improvement of Farm Animals. 5th Ed. Mc Graw-Hill Book Company, Inc., New York.

Rokana, Y., L. P. Sari, N. L. P. G. U. Suartini, and P. E. Yanti. 2024. Profil reproduksi domba Garut di Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Denpasar. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 12(1): 12-19.

Sagala, M. I., D. A. Safitri dan W. P. B. 2022. Pendugaan nilai heritabilitas dan repitabilitas sifat produksi dan reproduksi kambing Peranakan Etawah di KPBS Pangalengan. Jurnal Ternak Tropika 23(1): 14-22.

Somanjaya, I. A., A. Setiyono, M. Mudawamah dan S. Sumartono. 2021. Pendugaan keunggulan genetik pejantan kambing Peranakan Etawah (PE) berdasarkan sifat kuantitatif cempe di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi Peternakan 2(1): 33-46.

Standar Nasional Indonesia (SNI). 2015. SNI 7532.1:2015. Bibit Domba Bagian 1 : Garut. Badan Standardisasi Nasional (BSN). ICS 65.020.30.

Un, C. W., M. Z. Abidin, and I. Y. Kurnianto. 2015. Pendugaan nilai heritabilitas, repitabilitas dan most probable producing ability (MPPA) sifat produksi susu sapi perah PFH di Koperasi Peternak Sapi Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan 3(2): 44-48.

Wijaya, D. N., N. Nurachma dan L. W. M. 2019. Tinjauan potensi dan kendala pengembangan domba Garut sebagai komoditas ekspor. Jurnal Ilmu Peternakan 29(1): 1-7.

Yuwanda, P., P. A. Ningsih dan E. E. P. S. D. M. K. 2016. Pendugaan nilai repitabilitas dan most probable producing ability (MPPA) produksi susu sapi perah Friesian Holstein (FH) di Kabupaten Garut. Jurnal Ilmu Peternakan 26(1): 32-38.