ANALISIS KETERSEDIAAN HIJAUAN PAKAN TERNAK BERBASIS WILAYAH POTENSIAL SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN RUMINANSIA DI KABUPATEN KEBUMEN

Main Article Content

Rizky Marantika
Prasetyo Prasetyo

Abstract

Penurunan produksi hijauan pakan di beberapa wilayah disebabkan oleh berkurangnya daya dukung sumber daya alam serta alih fungsi lahan pertanian. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya populasi ternak ruminansia. Tekanan penduduk terhadap lahan pertanian yang semakin besar turut memperburuk ketersediaan lahan untuk hijauan pakan. Daya dukung lahan merupakan gambaran kondisi kemampuan lahan didalam mencukupi kebutuhan pakan ternak pada suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan prospek penyediaan hijauan pakan di Kabupaten Kebumen serta mengidentifikasi potensi pengembangan wilayah basis dengan mempertimbangkan Indeks Spesialisasi di Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan analisis data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak ruminansia di Kabupaten Kebumen (yang terdiri atas domba, kambing, sapi, kerbau, dan kuda) mencapai 83.531 Satuan Ternak (ST). Potensi ketersediaan tanaman pakan sebesar 190.538 ton bahan kering (BK) per tahun, yang berasal dari rumput-rumputan dan hasil samping pertanian. Nilai Carrying Capacity (daya tampung ternak) dihitung sebesar 167.139 ST, yang berarti Kabupaten Kebumen masih memiliki potensi untuk menampung dan meningkatkan populasi ternak hingga 83.607 ST. Nilai Indeks Daya Dukung (IDD) sebesar 1,17 menunjukkan bahwa wilayah ini berada pada kondisi surplus pakan atau mampu menopang populasi ternak saat ini dengan baik. Wilayah basis utama untuk sapi potong terdapat di Kecamatan Puring, Petanahan, Klirong, Buluspesantren, Ambal, dan Mirit. Berdasarkan hasil penelitian bahwa populasi sapi potong di Kabupaten Kebumen masih dapat ditingkatkan selama pemeliharaan lahan hijauan dilakukan secara baik dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS KETERSEDIAAN HIJAUAN PAKAN TERNAK BERBASIS WILAYAH POTENSIAL SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN RUMINANSIA DI KABUPATEN KEBUMEN. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 124-131. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1292

References

[BPS] Badan Pusat Statistik Kabupaten Kebumen. 2024. Kebumen Dalam Angka 2024. Kebumen

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH). 2011. Pedoman Umum Pengembangan Lumbung Pakan Ruminansia Tahun 2011. Jakarta.

Dinas Pertanian dan Pangan. (2023). Data Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen. Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah

Hendaru, I.H.,Saleh, Y. dan Perdinan, A. 2014. Potensi Dan Daya Dukung Pakan Untuk Pengembangan Sapi Potong Di Kota Tidore Kepulauan. Seminar Nasional: Sekolah Tiggi Penyusunan Pertanian (STPP) Magelang

Hendayana, Rachmat. 2003. Aplikasi Metode Location Quotient (LQ) dalam Penentuan Komoditas Unggulan Nasional. Informatika Pertanian Volume 12 (Desember 2003), Bogor.

Hodijah, Siti. 2012. Identifikasi Perekonomian Kabupaten Kerinci. Jurnal Paradigma Ekonomika. Vol. 1 Tanggal 6 Oktober

Juarini, E., Sumanto, B. Wibowo, dan Suratman. 2011. Daya Dukung Hijauan Pakan untuk Pengembangan Ternak Sapi Potong dan Kerbau dalam Mendukung PSDS/K 2014 di Kabupaten Lebak. Prosiding. Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Bogor: 292- 299

Kembang, B.I. 2023. Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Sapi Perah di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian. Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari.

Krisnan, R., & Ginting, S. P. (2011). Analisis Potensi Pengembangan Kambing Unggul Berdasarkan Ketersediaan Sumber Pakan di Sumatera Utara: Kasus di Kabupaten Simalungun. Prosiding Workshop Nasional Diversifikasi Pangan Daging Ruminansia Kecil, 127-137.

Rahmat, Dedi. 2010. Strategi Pengembangan Kerbau Sebagai Sumber Daya Genetik Lokal di Kabupaten Garut. Fakultas P

Nuryanto, 2020. Analisis Daya Tampung dan Komoditas Unggulan Ternak Ruminansia Besar di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Sosial Bisnis Peternakan: Vol. 2, No. 2.

Muller, Z.O. (1974). Livestock Nutrition in Indonesia. UNDP, FAO, Rome, Italy

Tanuwiria, U. H., A. Mushawwir., dan A. Yulianti. (2007). Potensi pakan serat dan daya dukungnya terhadap populasi ternak ruminansia di wilayah Kabupaten Garut. Jurnal Ilmu Ternak, 7(2): 117–127.