FORTIFIKASI MINERAL MAGNEISUM DAN SULFUR TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN DOMBA LOKAL

Main Article Content

Bagus Junior Muhammad
Fransisca Maria Suhartati
Munasik Munasik

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh fortifikasi mineral magnesium dan sulfur dalam pakan terhadap konsumsi dan kecernaan protein domba lokal telah dilaksanakan pada 16 Mei – 13 September 2024. Materi penelitian yaitu 18 ekor domba lokal jantan berumur 10-12 bulan dengan rataan bobot badan sebesar 24,2 ± 2,2 kg. Pakan basal yang diberikan yaitu Jerami Padi Amoniasi (25%) dan konsentrat (75%) berdasarkan 4,5% bahan kering. Metode penelitian experimental in vivo menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai perlakuan diuji yaitu P1 = Pakan basal; P2 = P1 + magnesium (0,005%); P3 = P2 + sulfur (0,83%), masing-masing diulang sebanyak enam ulangan. Variabel yang diamati konsumsi dan kecernaan protein. Data dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA) dan diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Konsumsi protein sangat nyata dipengaruhi oleh perlakuan (P<0,01) dengan rerata 120,84 ± 8,7 gram/ekor/hari (P1), 142,47 gram/ekor/hari ± 7,81 g (P2), dan 149,44 ± 12,50 gram/ekor/hari (P3). Namun demikian, menyebabkan penurunan kecernaan protein kasar secara nyata (P<0,05) dengan rerata 72,19% (P1); 69,45% (P2), dan 66,16% (P3). Uji lanjut BNJ menunjukkan bahwa konsumsi protein domba P3 berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) lebih tinggi sebesar 12,56% dari P1 dan P2, sedangkan kecernaan protein domba P3 berpengaruh signifikan (P<0,05) lebih rendah 0,09% dari P1 dan P2.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

FORTIFIKASI MINERAL MAGNEISUM DAN SULFUR TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN DOMBA LOKAL. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 38-44. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1281

References

Arinong, R., F. G. Winarno, dan S. Fardiaz. 2008. Peningkatan produksi kacang tanah (Aracis hypogeae L.) dengan pemberian jerami padi dan pupuk kandang. Agrisistem 2(2): 70-73.

Aziz, H. D. H. Titto, dan A. E. Rizka. 2023. Upaya pelajuan proses dekomposisi jerami padi melalui berbagai cara: sebuah studi literatur. Jurnal Pertanian Agros 25(1): 935-948.

Bahri, S., M. Mukhtar, dan N. K. Laya, N. K. 2022. Kecernaan in vitro silase pakan komplit menggunakan jerami jagung organik dan anorganik. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan 8(1):84-95.

Doko, H., E. Hartati, I. G. N. Jelantik, dan G. Oematan. 2024. Pengaruh pemberian silase pakan komplit berbasis sorgum dan clitoria ternatea dengan penambahan konsentrat mengandung znso4 dan zn-cu isoleusinat terhadap konsumsi, kecernaan protein kasar dan retensi nitrogen kambing kacang. Animal Agricultura 2(1): 259-272.

Hanun, L., A. Muktiani, dan L. K. Nuswantara. 2019. Pengaruh penggunaan silase pakan komplit berbahan eceng gondok terhadap kecernaan protein pada domba. Mediagro, 15(1):12-19.

Karto, A. A. 1999. Peran dan Kebutuhan sulfur Pada Ternak Ruminansia. Wartazoa 8(2):38-43.

Kharismawan, E. N., R. Fauziyah, T. Widiyastuti, M. Munasik, dan C. H. Prayitno. 2020. Konsumsi dan kecernaan serat kasar serta protein kasar pakan kambing yang disuplementasi tepung bawang putih (Allium sativum) dan mineral kromium organik. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan (STAP) 7: 680-689.

Kohir, M. Z. A., A. Husni, V. Wanniatie, dan Muhtarudin. 2024. Perbandingan suplementasi mineral ca organik dan mg organik dengan ca sabun dan mg sabun dalam ransum terhadap pertambahan bobot tubuh, konsumsi ransum, dan efisiensi ransum pada kambing rambon. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) 8(2): 232-240.

Maharani, N.I., W. Suryapratama, A. Setyaningrum, dan F.M. Suhartati. 2024. Pengaruh suplementasi vitamin A dan mineral magnesium pada domba terhadap persentase karkas, daging, dan luas urat daging mata rusuk. In: Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan XI (STAP). p 114-123.

Nugraha, L. F., dan T. Karyati. 2023. Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian Organik Pada Peternak Domba Dalam Menunjang Ketahanan Pangan. Abdimas Galuh 5(1):430-438.

Pazla, R., D. Febrina, D. dan D. N. I., Sari. 2023. Fisiologi Pencernaan Ruminansia. Penerbit Adab, Indramayu.

Perry, T. W., A. E. Cullison, and R. S. Lowrey. 2003. Feeds and Feeding. Pearson Education, Inc., Upper Saddle River, New Jersey.

Piliang, W. G. 2002. Nutrisi Vitamin. Institut Pertanian Bogor Press, Bogor.

Suhartati, F. M. 1997. Manfaat Air Belerang Dalam Ransum Bagi Domba Muda. Disertasi Doktor, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Suharti, S., T. Nugroho, I. F. M. Kennedy, dan L. Khotijah. 2019. Kecernaan nutrien dan performa domba lokal yang diberi ransum kombinasi berbagai sumber protein berbasis tongkol jagung. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan 17(1): 11-15.

Tsany, M. I. R., W. Suryapratama, dan F.M. Suhartati. 2024. Effect of vitamin a and magnesium supplementation on protein consumption and nitrogen retention of sheep. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 12(3): 272-286.

Yanti, Y., T. J. Wiweka, S. R. Soegiarto, W. Pawestri, J. Riyanto, R. Dewanti, M. Cahyadi, dan A. K. Wati. 2022. Imbangan energi dan nitrogen ternak domba lokal yang diberi silase pakan komplit dengan aditif silase yang berbeda. Journal of Livestock and Animal Health 5(2): 66-72.