PERBANDINGAN HASIL UJI MASTITIS REAGEN ALTERNATIF DAN KOMERSIAL PADA SUSU SAPI

Main Article Content

Sri Semi Noviati
Hermawan Setyo Widodo
Yusuf Subagyo
Merryafinola Ifani
Afduha Nurus Syamsi

Abstract

Mastitis subklinis pada sapi perah merupakan masalah kesehatan ternak yang dapat menurunkan produksi dan kualitas susu. Deteksi dini mastitis sangat penting, namun reagen CMT (California Mastitis Test) komersial relatif mahal dan sulit diakses oleh peternak kecil. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan reagen CMT alternatif berbasis detergen anionik lokal dalam mendeteksi mastitis subklinis. Reagen yang dikembangkan menggunakan konsentrasi detergen anionik sebesar 2,5% dan 7,5% dan diuji pada 20 ekor sapi perah di Kabupaten Banyumas dengan perbandingan terhadap reagen komersial CMT. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji T-Test: Two-Sample Assuming Unequal Variances dengan tingkat signifikansi α=0,05 untuk perbandingan pasangan reagen. Hasil perbandingan uji dengan reagen 7,5% memberikan rata-rata skor yang lebih tinggi dari komersial (2,75±0,16 vs 1,83±0,77; p=0,001), sehingga dinilai memberikan hasil yang terlalu sensitif (overestimate). Hasil sebaliknya diperoleh pada reagen dengan kadar 2,5% yang memberikan rata-rata skor lebih rendah dari komersial (0,68±0,36 vs 1,83±0,77; p=0,001) atau underestimate. Hasil skor dari pengujian CMT menggunakan kadar 2,5% dan 7,5% memberikan hasil yang berbeda pula (0,68±0,36 vs 2,75±0,16; p= 0,001). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa reagen alternatif dengan kadar 2,5% menghasilkan nilai yang underestimate serta overestimate pada kadar 7,5%, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan konsentrasi yang optimal diantara kedua tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PERBANDINGAN HASIL UJI MASTITIS REAGEN ALTERNATIF DAN KOMERSIAL PADA SUSU SAPI. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 15-19. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1278

References

Huang, CH and N Kusaba. 2022. Association between Differential Somatic Cell Count and California Mastitis Test Results in Holstein Cattle. JDS Communications. 3(6): 441-445.

Karni, I, R Amalyadi, Aminurrahman, IA Wandira, IGN Septian, ZA Gifari, K Anwar dan M Dohi. 2025. Tinjauan Komprehensif Mastitis pada Ternak Perah: Analisis Etiologi, Strategi Pencegahan, serta Implikasinya terhadap Produktivitas Susu dan Ekonomi Peternak. Jurnal Kolaboratif Sains. 8(6): 2703-2710.

Lestari, FB, M Warissa, MNA Sahid and SIO Salasia. 2022. The Empowerment of Livestock Farmers in Subclinical Mastitis Test with GAMA Anti-Haptoglobin in “Sahabat Ternak” Etawah Crossbreed Goat Farm. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 8(1): 7-11.

Namira, N, AI Cahyadi dan S Windria. 2022. Kajian Pustaka: Komparasi Metode Deteksi Mastitis Subklinis. Acta Veterinaria Indonesiana. 10(1): 39-50.

Nuraini, DM, M Andityas, P Sukon and P Phuektes. 2023. Prevalence of Mastitis in Dairy Animals in Indonesia: A Systematic Review and Meta-analysis. Veterinary World. 16(7): 1380-1389.

Pandit, AV and ML Mehta. 1969. Sodium Lauryl Sulphate as A Substitute for CMT Reagent (California Mastitis Test Reagent) for Diagnosis of Subclinical Mastitis in Buffaloes. Indian Vet. J. 46: 111-119.

Rust, JD, MJ Christian, CJ Vance, MB Bolajoko, JT Wong, J Suarez-Martinez, FK Allan and AR Peters. 2023. A Study of The Effectiveness of A Detergent-Based California Mastitis Test (CMT), using Ethiopian and Nigerian Domestic Detergents, for The Detection of High Somatic Cell Counts in Milk and Their Reliability Compared to The Commercial UK CMT. Gates Open Research. 5: 1-22.

Tanni, NS, MS Islam, M Kabir, MS Parvin, MA Ehsan and MT Islam. 2021. Evaluation of Sodium Lauryl Sulfate for The Development of Cow-side Mastitis Screening Test. Veterinary World. 14(8): 2290- 2295.