EVALUASI PEMBERIAN ALBENDAZOLE PADA KASUS NEMTODIASIS SAPI PERAH: STUDI KASUS DI KELOMPOK TERNAK TIRTA SARI AJI, KARANGLEWAS, BANYUMAS

Main Article Content

Albina Aisya Dhawi
Diana Indrasanti
Mohandas Indradji
Lu’lu Sahara Wusahaningtyas

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian albendazole dalam mengendalikan infeksi nematodiasis dan mengetahui prevalensi penyebaran nematodiasis pada sapi perah. Materi yang digunakan adalah 28 ekor sapi perah betina dewasa tidak bunting, albendazole dosis 1 ml/12 kg bobot badan, kuisioner, wadah plastik, cooler box, es batu, alat tulis saringan, timbangan elektronik, beaker glass, object glass, cover glass, tabung reaksi, alat pengaduk, mikroskop, dan pipet pasteur. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan feses dengan metode apung dan McMaster sebelum dan setelah pemberian albendazole. Data dianalisis dengan uji Friedman menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi nematodiasis sebelum pemberian albendazole sebesar 25%, 42,86% pada hari ke-15, dan 35,71% pada hari ke-30 setelah perlakuan. Jenis nematoda yang teridentifikasi meliputi Cooperia sp., Bunostomum sp., Ostertagia sp., Haemonchus sp., Oesophagostomum sp., Strongyle sp., dan Trichostrongyle sp. Uji statistik menunjukkan bahwa pemberian albendazole tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan kasus nematodiasis (p>0,05) yang diduga disebabkan karena adanya reinfeksi nematoda, resistensi albendazole, manajemen pakan, dan faktor lingkungan seperti iklim, suhu, serta kelembaban di sekitar kandang. Kesimpulannya, penggunaan albendazole pada kelompok ternak ini tidak efektif menurunkan infeksi nematodiasis, sehingga disarankan adanya evaluasi mengenai frekuensi pemberian obat, pergantian jenis obat serta perbaikan sanitasi dan manajemen kandang untuk memutus siklus infeksi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

EVALUASI PEMBERIAN ALBENDAZOLE PADA KASUS NEMTODIASIS SAPI PERAH: STUDI KASUS DI KELOMPOK TERNAK TIRTA SARI AJI, KARANGLEWAS, BANYUMAS. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 7-14. https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1237

References

Al-Aliyya, RFD, IAP Apsari dan GAY Kencana. 2022. Efektivitas Albendazol terhadap Cacing Nematoda Sapi Bali di Kelompok Tani Suka Dharma, Baturiti, Tabanan. Buletin Veteriner Udayana. 14 (5): 470-478.

Arisona, A, J Prastowo, D Priyowidodo, Yanuartono dan S Indarjulianto. 2024. Efektivitas Albendazole terhadap Nematodiasis pada Sapi Perah di Peternakan Sapi Perah Rakyat Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Jurnal Sains Veteriner. 42 (1): 136-144.

Azizah, WND, Chrismanto, SP Madyawati dan H Eliyanti. 2020. Tingkat Kejadian Helminthiasis pada Saluran Pencernaan Sapi Perah di Kemitraan PT. Greenfields Indonesia. Journal of Applied Veterinary Science and Technology. 1 (1): 11-15.

Awaludin, A, AGN Mariyanto, N Nurkholis, S Wulandari, S Nusantoro, N Muhamad, M Adhyatama, R Amalia, Nurfitriani, TM Syahniar, G Syaikhullah, M Andriani dan YR Nugraheni. 2021. Parasit Gastrointestinal pada Domba Ekor Gemuk di Kabupaten Jember. Conference of Applied Animal Science Proceeding Series: 130-137. 25-26 September. Indonesia.

Badan Pusat Statistik. 2024. Kecamatan Karanglewas dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik, Banyumas.

Dewi, DA dan S Supriyanto. 2020. Prevalensi Nematodiasis pada Ternak Ruminansia Kecil di Yogyakarta. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian. 17 (31): 53-61.

Imanuelle, N, MN Laut dan DR Novian. 2023. Studi Kepustakaan, Resistensi Larva Strongyle sp. terhadap Albendazole pada Kambing Kacang (Capra hircus) di Indonesia. Jurnal Veteriner Nusantara. 6 (11): 1-14.

Indey, S, EW Saragih dan B Santoso. 2021. Karakteristik Peternak Sapi di Sentra Produksi Ternak Potong Di Kabupaten Sorong: Characteristics of Cattle Breeders in Beef Cattle Production Centers in Sorong Regency. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis. 11 (3): 245-255.

Jacobs DE dan MA Taylor. 2005. Drugs Used In The Treatment and Control of Parasitic Infection. The Veterinary Formulary sixth edition. Pharmaceutical Press. London.

Khusna, A, AU Prastujati dan N Lusi. 2022. Penanganan Pascapanen Susu dan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sapi Perah dalam Mendukung Program Agrowisata di Banyuwangi. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 13 (3): 434-437.

Komala, I, II Arief, A Atabany dan LENSD Cyrilla. 2022. Evaluasi Good Dairy Farming Practice (GDFP) Di Peternakan Sapi Perah Rakyat Kelompok Ternak Mandiri Sejahtera Cijeruk Bogor. Jurnal Agripet. 22 (2): 160-168.

Lestari, R., YL Anggrayni, dan I Siska. 2021. Penilaian Aspek Teknis Sapi Perah Di Koperasi Merapi Singgalang Kota Padang Panjang Sumatera Barat. STOCK Peternakan. 3 (2): 68-76.

Ningrum, NA, R Wahyuni, RA Puspita, L Aprilia, dan DA Pohan. 2024. Identifikasi Endoparasit pada Feses Lembu (Bos taurus) di Desa Tuntungan 2 Kecamatan Pancur Batu Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research. 1 (4): 2196-2207.

Paramitha, RP, R Ernawati dan Koesdarto. 2017. Prevalensi Helminthiasis Saluran Pencernaan Melalui Pemeriksaan Feses pada Sapi di Lokasi Pembuangan Akhir (LPA) Kecamatan Benowo Surabaya. Journal of Parasite Science. 1 (1): 23-32.

Puspitasari, A, B Setiawan, S Koesdarto, Kusnoto, Soeharsono dan P Hastutiek. 2019. Sebaran Telur Cacing Saluran Pencernaan Kambing di Kecamatan Rambon Kabupaten Nganjuk. Journal of Parasite Science. 3 (2): 59-66.

Scott, H. 2018. Epidemiology of Gastrointestinal Nematodes in Canadian Breeding-Age Dairy Heifers. Doctoral dissertation. University of Saskatchewan.

Supriadi, S, MK Kutbi dan S Nurmayani. 2020. Identifikasi Parasit Cacing Nematoda Gastrointestinal pada Sapi Bali (Bos sondaicus) di Desa Taman Ayu Kabupaten Lombok Barat. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi. 8 (1): 58-66.