HUBUNGAN ANTARA SUHU KELEMBABAN DENGAN BOBOT BADAN DANMORTALITAS ANTARA LANTAI 1,2,DAN 3

Penulis

  • Destian Akhmad Syarifuddin Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Penulis
  • Ismoyowati Ismoyowati Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Penulis
  • Mohandas Indraji Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Penulis

Kata Kunci:

Kandang bertingkat, Mortalitas broiler, Parameter lingkungan

Abstrak

Sistem kandang bertingkat semakin populer dalam industri peternakan ayam broiler karenaefisiensi penggunaan lahan dan kapasitas produksi yang lebih besar. Namun, perbedaan kondisi mikroklimat pada setiap tingkat lantai dapat mempengaruhi parameter lingkungan seperti suhu dan kelembaban yang berdampak pada performa dan mortalitas ayam. Masalah utama yang dihadapi peternak adalah tingginya variasi mortalitas antar lantai yang sulit diprediksi dan dikendalikan. Penelitian mengenai hubungan spesifik antara parameter lingkungan dengan mortalitas pada sistem kandang bertingkat masih terbatas, padahal informasi ini penting untuk optimalisasi manajemen pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara suhu, kelembaban, dengan bobot badan dan mortalitas ayam pedaging pada sistem kandang bertingkat tiga lantai. Metode penelitian eksperimental dengan materi 66000 ekor ayam broiler yang ditempatkan pada kandang bertingkat tiga lantai dengan 22000 ekor per lantai. Parameter yang diukur meliputi suhu, kelembaban, bobot badan, dan mortalitas harian. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda dengan SPSS untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap mortalitas pada setiap lantai. Pengambilan data dilakukan selama periode pemeliharaan lengkap dengan pengukuran parameter lingkungan secara kontinu. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan tingkat mortalitas antar lantai, dengan lantai 2 memiliki mortalitas terendah (2,70%), lantai 1 sebesar (5,50) %, dan lantai 3 tertinggi (24,30%). Analisis regresi menunjukkan bahwa kelembaban berpengaruh signifikan terhadap mortalitas pada lantai 3 dengan koefisien determinasi tertinggi (24,3%). BB bervariasi ekstrem antar lantai, dengan lantai 3 mencapai 88 gram, lantai 2 sebesar 82,71 gram, dan lantai 1 sebesar 81,57-gram pada periods starter. Kesimpulannya sistem kandang bertingkat menunjukkan karakteristik mikroklimat yang berbeda pada setiap tingkat dengan implikasi yang signifikan terhadap mortalitas ayam broiler. Kelembaban merupakan faktor lingkungan yang paling konsisten mempengaruhi mortalitas, terutama pada lantai atas.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Amalia, R. (2020). Dampak Lingkungan Kandang terhadap Produktivitas Ayam Broiler. Jurnal Peternakan Tropis, 8(1), 25–33.

Azizah, N. (2022). Analisis Suhu dan Kelembaban terhadap Kinerja Produksi Ayam Broiler di Kandang Bertingkat. Jurnal Ilmu Ternak Indonesia, 24(3), 145–153.

Ahmad, R. (2020). Pengaruh suhu lingkungan terhadap produktivitas ayam broiler di wilayah tropis. Jurnal Peternakan Indonesia, 15(2), 45-52.

Budiman, A., Sari, M. L., & Hartono, B. (2022). Pengaruh laju pertumbuhan terhadap gangguan metabolik dan mortalitas ayam broiler. Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia, 15(2), 78-85.

Fattah, A. H., Faridah, R., Amalia, A. H. N., & Khaeruddin. (2023). Pengaruh pengaturan suhu dan kelembaban di kandang closed house terhadap performa broiler. Musamus Journal of Livestock Science, 6(9), 12-20.

Hariono, R., Afnan, R., Sumiati, S., & Fadilah, R. (2023). The effect of wind chill in closed house on broiler performance. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 11(1), 34-40.

Hasanah, S. (2023). Analisis sistem kandang bertingkat pada pemeliharaan ayam broiler: Tinjauan aspek lingkungan mikro. Indonesian Journal of Animal Science, 28(3), 178-185.

Hasanah, S., & Rahman, A. (2023). Metode statistik dalam penelitian peternakan: Aplikasi analisis regresi berganda. Jurnal Statistika Peternakan, 12(1), 23-31.

Herlina, B., Novita, R., & Karyono, T. (2015). Pengaruh jenis dan waktu pemberian ransum terhadap performans pertumbuhan dan produksi ayam broiler. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, 10(2), 107-113.

Ipek, A., & Sahan, U. (2006). Effects of cold stress on broiler performance and ascites susceptibility. Asian-Australasian Journal of Animal Sciences, 19(5), 734-738.

Johnson, M. K., Thompson, R. L., & Davies, P. J. (2023). Comparative analysis of cage systems for broiler production: Thermal regulation and welfare implications. Poultry Science, 102(8), 2156-2168.

Kartikasari, D., Putri, L. M., & Wahyudi, S. (2023). Evaluasi kualitas udara pada sistem kandang bertingkat ayam broiler. Jurnal Teknologi Peternakan, 12(3), 156-163. Lestari, D. (2024).

Hubungan pertambahan bobot badan harian dengan mortalitas ayam broiler dalam sistem intensif. Jurnal Ilmu Peternakan Tropis, 19(1), 67-74.

Lestari, D., Wijaya, K., & Sari, M. (2024). Desain penelitian observasional dalam studi peternakan: Pendekatan metodologi terkini. Indonesian Animal Science Journal, 31(2), 89-97.

Martinez, C. A., Rodriguez, L. M., & Silva, E. P. (2024). Environmental indices for thermal stress assessment in broiler production systems. International Journal of Biometeorology, 68(4), 445-456.

Mustika, D. (2023). Hubungan Faktor Lingkungan dengan Mortalitas Ayam Broiler di Musim Panas.

Jurnal Sains Peternakan, 12(2), 88–97.

Nuraini, L. (2021). Manajemen Stres Panas pada Ayam Broiler di Daerah Tropis. Jurnal Peternakan

Nusantara, 5(2), 102–111.

Novita, S., Rahman, A., & Kusuma, W. (2024). Analisis distribusi suhu dan kelembaban pada kandang bertingkat ayam pedaging. Indonesian Journal of Animal Science, 26(1), 45-52.

Putri, N. (2023). Evaluasi tingkat mortalitas ayam broiler pada berbagai sistem manajemen kandang di Indonesia. Jurnal Veteriner Indonesia, 41(4), 234-241.

Putri, N., & Ahmad, R. (2023). Standardisasi metode pengukuran pertumbuhan ayam broiler: Protokol sampling dan analisis data. Jurnal Standardisasi Peternakan, 8(2), 112-119.

Prasetyo, H. (2023). Pengaruh Suhu dan Kelembaban terhadap Performa Ayam Broiler pada Kandang Modern. Jurnal Agrotek Peternakan, 9(1), 15–23.

Putra, F. (2022). Evaluasi Mikroklimat Kandang Bertingkat terhadap Pertumbuhan Ayam Broiler. Jurnal Peternakan Indonesia, 20(4), 201–210.

Rachmawati, L. P. (2015). Pengaruh ketinggian tempat pemeliharaan dan populasi ayam terhadap penampilan produksi dan kualitas fisik daging ayam pedaging. Tesis Magister, Universitas Brawijaya.

Rahmawati, E. (2021). Respon Pertumbuhan Ayam Broiler terhadap Perubahan Suhu Lingkungan dan Kelembaban Udara. Jurnal Teknologi Peternakan, 11(1), 45–53.

Rahman, A. (2023). Kalibrasi dan validasi instrumen pengukuran lingkungan kandang unggas. Jurnal Teknologi Peternakan, 17(3), 145-152.

Rahmadi, F., Kusuma, E., & Prasetyo, H. (2023). Optimalisasi sistem pendinginan kandang bertingkat untuk meningkatkan performa broiler. Jurnal Peternakan Tropis, 18(2), 234-241.

Rodriguez, J. M., Santos, A. B., & Gonzalez, P. R. (2021). Broiler production constraints under tropical climate conditions: A comprehensive review. Tropical Animal Health and Production, 53(2), 298-309.

Sari, M. (2021). Dampak fluktuasi suhu dan kelembaban terhadap konsumsi pakan dan performa produksi ayam broiler. Jurnal Nutrisi Ternak, 26(4), 198-205.

Sari, M., Putri, N., & Lestari, D. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif dalam bidang peternakan: Pendekatan cross-sectional dan longitudinal. Jurnal Metodologi Penelitian Peternakan, 14(3), 56-63.

Sari, N. P., Hidayat, C., & Supriadi, A. (2021). Hubungan antara pertambahan bobot badan harian dengan sindrom kematian mendadak pada ayam broiler. Jurnal Veteriner Indonesia, 9(4), 198-205.

Sari, D. (2023). Fisiologi dan Respon Termal Ayam Broiler terhadap Suhu Kandang. Prosiding Seminar Nasional Peternakan, 3(2), 67–75.

Wijaya, I. M. S. (2020). Evaluasi performa pertumbuhan ayam broiler pada berbagai sistemkandang. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(3), 167-174.

Wijaya, K. (2022). Dinamika lingkungan mikro pada kandang bertingkat: Implikasi terhadap kesejahteraan ayam broiler. Indonesian Journal of Animal Welfare, 7(2), 87-95.

Wijaya, K., Rahman, A., & Ahmad, R. (2024). Implementasi teknologi Internet of Things dalam monitoring lingkungan kandang unggas. Jurnal Teknologi Informasi Peternakan, 11(1), 34- 42.

Wulandari, S. (2020). Pengaruh Kondisi Lingkungan terhadap Efisiensi Pakan Ayam Broiler. Jurnal Peternakan Tropika, 7(2), 54–61.

Yuliana, T. (2020). Kematian Ayam Broiler Akibat Faktor Non-Lingkungan pada Fase Starter. Jurnal Veteriner Indonesia, 18(3), 134–142.

Diterbitkan

2026-02-26

Cara Mengutip

HUBUNGAN ANTARA SUHU KELEMBABAN DENGAN BOBOT BADAN DANMORTALITAS ANTARA LANTAI 1,2,DAN 3. (2026). ANGON: Journal of Animal Science and Technology, 7(3). http://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/angon/article/view/1397

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>