PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK DALAM AIR MINUM TERHADAP KONSUMSI AIR MINUM, KONSUMSI RANSUM, PRODUKSI DAN BERAT TELUR PUYUH

  • Zulkifli Poli Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Femi Hadidjah Elly Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Linda Mienneke Shirley Tangkau Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Rita Meilani Tinangon Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
Keywords: probiotik, konsumsi ransum, telur, puyuh

Abstract

Peternakan puyuh mulai diminati oleh petani peternak dikarenakan usaha ini tidak membutuhkan lahan yang besar. Ternak puyuh menghasilkan telur dan daging yang dapat diandalkan dalam menunjang konsumsi protein hewani asal ternak. Hal ini yang menyebabkan peternakan puyuh memiliki potensi untuk dikembangkan. Faktor yang mempengaruhi pengembangan ternak puyuh yaitu pakan. Pakan diberikan kepada ternak puyuh berupa pakan pabrikan dengan air minum yang ditambahkan probiotik. Probiotik merupakan produk mikroorganisme hidup non patogen yang ditambahkan ke dalam pakan, penambahannya berpengaruh terhadap laju pertumbuhan, efisiensi penggunaan ransum, kecernaan bahan pakan dan kesehatan ternak melalui perbaikan keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan. Permasalahannya sejauhmana penambahan probiotik dalam air minum berpengaruh terhadap konsumsi ransum, produksi dan berat telur puyuh.  Berdasarkan latar belakang dan permasalahan maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis penambahan probiotik dalam air minum terhadap konsumsi ransum, produksi dan berat telur puyuh. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 kali ulangan dengan menggunakan 8 ekor puyuh per unit. Variabel yang diukur yaitu konsumsi air minum, konsumsi ransum, produksi telur puyuh dan berat telur puyuh. Hasil penelitian menunjukkan pada R3 merupakan konsumsi air minum puyuh tertinggi yaitu sebesar 268,46 ml (rata-rata 53,69 ml/ekor/hari). Konsumsi ransum tertinggi yaitu sebesar 92,21 gram (rata-rata 18,44 gram/ekor/hari) tercapai pada R2. Produksi telur tertinggi yaitu sebesar 204,31 % (rata-rata 40,86%/hari) dicapai pada R0. Berat telur puyuh tertinggi yaitu sebesar 53,45 gram (10,69 gram/butir) dicapai pada R3).  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan probiotik dalam air minum sebanyak 0.5-1.5 % berpengaruh terhadap konsumsi air minum, konsumsi ransum, produksi dan berat telur puyuh.

References

Destia, M, D Sudrajat, dan E. Dihansih. 2017. Pengaruh Rasio Panjang Dan Lebar Kandang Terhadap Produktivitas Burung Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Periode Produksi. Jurnal Peternakan Nusantara. 3(2):57 – 63.
Edi, DN. 2020. Pemanfaatan Kandungan Bioaktif Tanaman Lokal Untuk Menunjang Produktifitas Ternak Unggas (Ulasan). Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual. 5(4):819-838.
Fathurohman, R, A Bakar, dan L Fitria. 2014. Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Burung Puyuh di Daerah Pasir Kawung Cileunyi Kabupaten Bandung. Jurnal Reka Integra. 03(02):1-12.
Gaol, SEL, S Lisnawati, dan I Yuanita. 2015. Substitusi ransum jadi dengan roti afkir terhadap performa burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) umur starter sampai awal bertelur. Jurnal Ilmu Hewani Tropika. 4(2):61-65.
Herlinae dan Yemima. 2016. Efektifitas berbagai probiotik kemasan terhadap pertumbuhan dan produksi burung puyuh (coturnix coturnix japonica). Jurnal Ilmu Hewani Tropika. 5(2): 95–100.
Ilham, E, H Iwan, dan S Hery. 2021. Pengaruh Penambahan Probiotik Heryaki pada Ransum terhadap Performa Produksi dan Kolesterol Telur Puyuh Padjadjaran. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran. 21(1):73-78.
Nuningtyas, YF. 2014. Pengaruh penambahan tepung bawang putih (allium sativum) sebagai aditif terhadap penampilan produksi ayam pedaging. J. Ternak Tropika. 15(1):21-30.
Pratama, AE, Harahap, dan A Ali. 2020. Peforma Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Periode Grower yang Diberi Pakan Berbahan Tepung Daun Ubi Kayu. Jurnal Peternakan Sriwijaya. 9(1):16-25.
Primacitra, DY, O Sjofjan, dan MH Natsir. 2014. Pengaruh Penambahan Probiotik (Lactobacillus sp.) dalam Pakan Terhadap Energi Metabolis, Kecernaan Protein Dan Aktivitas Enzim Burung Puyuh. J. Ternak Tropika. 15(1):74-79.
Priti, M dan S Satish. 2014. Quail Farming: An Introduction. Int. J. of Life Sciences. 2(2):190-193.
Poli, Z, FH Elly, dan J Husain. 2021. Produksi dan keuntungan usaha ternak puyuh sebagai pendapatan alternatif. Jurnal Zootec. 41(1):36-43.
Resmi, H, Handoko, WA Sumadja1, Maksudi, dan W Saputra. 2018. Pertumbuhan Ternak Puyuh (Coturnix-coturnix japonica) Yang Diberi Bungkil Kepayang (Pangium edule reinw ). Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Jambi tahun 2018 Tema: Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Berbasis Sumberdaya Lokal. P.684-698.
Santi, Y. Rohayeti, D Setiawan, dan D Heraini. 2022. Analisis Usaha Ternak Burung Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Peternakan Borneo. 1(1):39-45.
Subekti, E dan D Hastuti. 2013. Budidaya Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Di Pekarangan Sebagai Sumber Protein Hewani Dan Penambah Income Keluarga. Jurnal Mediagro. 9(1):1-10.
Supriatna, I. 2016. Analisis Karakteristik Bakteri Probiotik. Jurnal Airaha. 5(2):130-132.
Tugiyanti, E, E Susanti, S Mugiyono, PT Saputri, N R Paramita, dan I Mutakin. 2020. Pengaruh Berbagai Probiotik Cair terhadap Konsumsi Pakan, Protein dan Kecernaan Protein serta Bobot Telur Puyuh. Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan. 5(1):13 – 19.
Widiyanto, S dan W Indrawan. 2018. The Effect of Supplemented Probiotic on the Laying Performance and Egg Quality of Japanese Quail (Coturnix coturnox japonica Temmick and Schlegel, 1849). AIP Conference Proceedings 2002.
Widyatmoko, H, Zuprizal, dan Wihandoyo. 2013. Pengaruh penggunaan corn dried distillers grains with solubles dalam ransum terhadap performan puyuh jantan. Buletin Peternakan. 37(2):120–124.
Widyastuti, W, SM Mardiati, dan TR Saraswati. 2014. Pertumbuhan Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Setelah Pemberian Tepung Kunyit (Curcuma Longa L.) Pada Pakan. : Buletin Anatomi dan Fisiologi. 22(2):12-20.
Published
2023-07-23
How to Cite
Poli, Z., Elly, F., Tangkau, L., & Tinangon, R. (2023). PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK DALAM AIR MINUM TERHADAP KONSUMSI AIR MINUM, KONSUMSI RANSUM, PRODUKSI DAN BERAT TELUR PUYUH. PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI AGRIBISNIS PETERNAKAN (STAP), 10, 348-354. Retrieved from https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/2279
Section
Articles