PENGARUH TINGKAT PENGENCER DAN LAMA SIMPAN TERHADAP ABNORMALITAS SEMEN ENTOG SUHU KAMAR

Main Article Content

Fitriani Fitriani
Irwan Zakir
Erna Yuniati

Abstract

Bioteknogi menghasilkan inovasi permuliaan ternak dan reproduksi ternak, dengan teknik IB memerlukan ketersediaan semen yang berkualitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan teknik penampungan semen segar disimpan disuhu kamar . Namun semen diluar tubuh bahan rapuh maka perlu media hidupnya dalam mepertahankan semen entog selama penyimpanan. Kerentanan semen diluar tubuh bahan rapuh, untuk mempertahankan bahannya hidup sel semen tidak bersipat non toksin (tidak beracun) bagi semen mentog dan kebutuhan semen dan murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengencer dan lama simpan di suhu kamar. Metodelogi Sebanyak 6 ekor entog umur 1,5 – 2 tahun, sehat dan mempunyai libido tinggi digunakan sebagai hewan penelitian, yang 4 ekor entog jantan dan 2 entog betina. Perlakuan tingkat pengencer (0;5;10 dan 15X) dan lama simpan (0;60;120 dan 180 menit) disimpan pada suhu kamar .Analisa yang digunakan Split Plot .Hasil dan kesimpulan: Abnormalitas semen mentog tinggi pada pengenceran 5X (7,64%) dan terendah 10X (6,95%), sedangkan di penyimpanannya tertinggi 180 menit (8,19%) dan terendah 60 menit (7,36%) Penyimpanan disuhu kamar masih dapat digunakan IB dan abnormalitas persentse abnormalitas masih dibawah 10%

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH TINGKAT PENGENCER DAN LAMA SIMPAN TERHADAP ABNORMALITAS SEMEN ENTOG SUHU KAMAR. (2026). Prosiding Seminar Teknologi Dan Agribisnis Peternakan (STAP), 12, 1-6. http://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1235

References

______. 2011. Tingkat Pengenceran dan dosis Semen Entog terhadap Fertilitas Telur Hasil Persilangan Entog dengan Itik Melalui Teknologi IB. Veterinaria medika.vol 4,no 3. Unair. Surabaya.

______. Tt. Pengaruh Penambahan Alpha Tocopherol terhadap Kualitas Semen Entog yang disimpan pada Suhu Dingin. Jurnal ilmu-ilmu peternakan 23 (2): 36-41 ISSN: 0852-3581.. Fakultas Peternakan UB. Malang.

Afiati, F. Yulnawati. Riyadi, M. Raden, I.A. 2015. Abnormalitas spermatozoa domba dengan frekuensi berbeda. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon vol 1, No. 4. ISSN: 2407-8050.

Dorota, S. dan M, Kurpisz. 2004. Reactive Oxygen Species and Sperm Cells. Jounal Reproduction Biology and Endocrinology, March 2: 1-7

Fitriani, Suyadi, Nuryadi, Sasmito. M.D., Tt. Kadar Mda Dan Integritas Membran Semen Entog Selama Penyimpanan Dingin Dengan Penambahan  Tokoferol Berbeda Dalam Pengencer . Jurnal. Fakultas Peternakan, Unibraw. Malang

Fitriani. 2009. Kajian Penambahan Alfa Tokoferol dengan Lama Penyimpanan dan Suhu Berbeda terhadap Kualitas Semen Entog. Disertasi UB.Malang.

Hafez, E.S.E. 1993. Artificial Insemination. In: Reproduction in Farm animals, 6 th ed. Lea and Febiger, Philadelphia. USA. Pp. 376-389

Murtina , T.L., 2011. Moltilitas Spermatozoa Ayam Kampung dalam Pengencer Air Kelapa, NaCl Fisiologis dan Air Kelapa-NaCl Fisiologis pada 25-29°C. Agripet Vol 11 No 2. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Partodihardjo, S. 1992. Ilmu Reproduksi Hewan. Fakultas kedokteran Veteriner. Jurusan Reproduksi. IPB. Bogor.

Steel, R.G.D. dan Torrie, J.H. 1990. Prinsip dan Prosedur Statistika. Suatu Pendekatan Biometrik. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Toelihere, M.R, 1993. Inseminasi Buatan pada Ternak. Penerbit Angkasa bandung. Anggota IKAPI. Jawa Barat