PENGGUNAAN NMA DAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA TERHADAP MOTILITAS DAN FERTILITAS SPERMATOZOA AYAM KAMPUNG

  • Dadang Mulyadi Saleh Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Agus Yuniawan Isyanto Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
Keywords: NMA, Spermatozoa, ayam kampung, motilitas, fertilitas

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui level NMA dan waktu equilibrasi yang baik, ditinjau dari penilaian motilitas dan fertilitas spermatozoa ayam kampung. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan pola factorial 3x2, dengan faktor K= level NMA (K1=5% NMA; K2= 10 % NMA dan K3= 15% NMA) dan faktor W= waktu equilibrasi (W1=60 menit dan W2=180 menit). Gabungan semen dari 10 ekor ayam kampung dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan. Pengamatan motilitas untuk setiap perlakuan diulang 5 kali, dan fertilitas: setiap perlakuan diiinseminasikan @ 10 ekor ayam betina, Isa Brown (n=60). Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi (P>0,05) antara level NMA dan waktu equilibrasi  terhadap motilitas dan fertilitas. Rataan motilitas dan fertilitas (%) pada level NMA 5, 10 dan 15 % adalah 77,5±3,99; 74,83±3,23; 73,84±3,34 (P>0,05); dan 77,85±5,7; 73,5±3,26; 68,5±3,24;(P>0,05), secara berurutan. Rataan motilitas dan fertilitas (%) pada waktu equilibrasi 1 dan 3 jam adalah: 77,00±3,57; 73,80±3,49;(P>0,05) dan 85,17±3,18; 61,40±4,96; (P<0,01), secara berurutan. Kesimpulan berdasarkan penilaian motilitas, penambahan NMA 5-15% layak digunakan dengan waktu equilibrasi hingga 3 jam, sedangkan berdasarkan penilaian fertilitas, penggunaan NMA 5-15 % layak digunakan dengan waktu equilibrasi hanya 1 jam.

Published
2021-06-28
How to Cite
Saleh, D., & Isyanto, A. (2021). PENGGUNAAN NMA DAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA TERHADAP MOTILITAS DAN FERTILITAS SPERMATOZOA AYAM KAMPUNG. PROSIDING SEMINAR TEKNOLOGI AGRIBISNIS PETERNAKAN (STAP) FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN, 8, 134-139. Retrieved from http://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1133
Section
Articles