PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PENURUNAN DURASI SCREEN TIME PADA ANAK-ANAK DI DESA EROREJO
Keywords:
Waktu layar; permainan tradisional; anak-anak; aktivitas fisik; interaksi sosialAbstract
Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak dapat menurunkan aktivitas fisik dan interaksi sosial, termasuk pada anak-anak di Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi durasi screen time anak melalui penerapan permainan tradisional. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama 15 hari dengan melibatkan anak usia 6–12 tahun melalui permainan gobak sodor, engklek, bentengan, dan ular naga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya kecenderungan penurunan durasi screen time serta peningkatan aktivitas fisik, interaksi sosial, dan kerja sama anak. Dengan demikian, permainan tradisional efektif sebagai alternatif kegiatan untuk mengurangi ketergantungan gadget pada anak.