KAJIAN BENTUK INDIGOFERA SP. PADA KONSUMSI PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING SAPERA JANTAN

  • Efrizhal Rafi Maulana
  • Agustinah Setyaningrum
  • Nur Hidayat
Keywords: Indigofera sp., konsumsi protein kasar, konsumsi serat kasar

Abstract

Latar Belakang. Penelitian bertujuan untuk mengkaji penggunaan bentuk
Indigofera sp. yang berbeda pada pakan terhadap konsumsi protein kasar dan
serat kasar kambing Sapera jantan. Materi dan Metode. Metode penelitian
adalah eksperimental. Rancangan yang digunakan adalah Cross Over Design.
Materi penelitian yang digunakan adalah 6 ekor kambing Sapera jantan, dengan
3 periode, 3 perlakuan dan 2 ulangan. Pakan perlakuan yang diberikan yaitu P1
= 20% Rumput segar + 40% Konsentrat komersial +40% Indigofera sp. segar;
P2 = 20% Rumput segar + 40% Konsentrat komersial + 40% Indigofera sp. hay;
P3 = 20% Rumput segar + 40% Konsentrat komersial + 40% Indigofera sp.
tepung. Rataan konsumsi protein kasar pada P1 sebesar 270,01 ± 37,38
g/ekor/hari, pada P2 sebesar 237,69 ± 29,85 g/ekor/hari dan P3 sebesar
230,10 ± 39,22 g/ekor/hari. Rataan konsumsi serat kasar pada P1 sebesar
513,75 ± 71,13 g/ekor/hari, pada P2 sebesar 505,57 ± 63,52 g/ekor/hari dan
P3 sebesar 588,22 ± 100,27 g/ekor/hari. Hasil. Hasil analisis ragam
menunjukkan pemberian Indigofera sp. dengan bentuk yang berbeda tidak
berbeda nyata (P>0,05) terhadap konsumsi protein kasar maupun konsumsi
serat kasar kambing Sapera jantan. Simpulan. Kesimpulan adalah penggunaan
indigofera sp. dalam bentuk segar, kering (hay) dan tepung sebesar 40% pada
pakan (menggantikan 80% konsentrat komersial), tidak meningkatkan maupun
menurunkan konsumsi protein dan serat kasar kambing sapera jantan.

References

Ambisi, G.N., T. Dhalika, dan Mansyur. 2014. Pengaruh penggunaan indigofera falcata
sebagai pengganti konsentrat dalam ransum sapiperah berbasis jerami padi
terhadap produksi asam lemak terbang dan nh3. Pastura. 4 (1):11-15
Arniati, S., A. Rizmi., dan Ubaidatussalihat. 2015. Daya tahan tanaman Indigofera sp.
yang ditanam pada lahan kritis pada musim kering sebagai sumber pakan ternak
ruminansia. Jurnal Ilmiah Peternakan. 3(2): 44-47.
Aryanto. 2012. Efek Pembatasan Dan Pemenuhan Kembali Jumlah Pakan Terhadap
Status Fisiologi Dan Kinerja Reproduksi Ternak Kambing. Tesis. Fakultas
Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta
Cakra, I. O., I. G. M. Suwena, dan N. S. Sukmawati. 2005. Konsumsi dan koefisien cerna
nutrien pada kambing peranakan etawah (pe) yang diberi pakan konsentrat
ditambah soda kue (Sodium Bikarbonat). Majalah Ilmiah Peternakan, 8(3),
164182.
Chruch, D.C. dan W.G. Pond. 1998. Basic Animal and Feeding. Joh Willey and Son.
New York. Singapore.
Devendra, C. dan M. Burns. 1994. Produksi kambing di daerah tropis. Terjemahan:
IDK Haryaputra. Penerbit: ITB. Bandung.
Djago, T. Y. T. D. Y., M. M. Kleden, dan G. A. Y. Lestari. 2021. Pengaruh penggunaan
dedak sorgum dalam ransum konsentrat sebagai pengganti jagung terhadap
konsumsi dan kecernaan protein kasar serta urea darah pada kambing
kacang. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(1), 1343-1351.
Ensminger, M. L., 1990. Feed and nutrition. 2th Edition. The Ensminger Publishing,
Company, California.
Helena, S., E. Marhaeniyanto, dan S. Susanti. 2018. Penggunaan pakan konsentrat
hijau terhadap konsumsi bahan kering, bahan organik dan protein kasar pada
kambing peranakan etawa. Fakultas Pertanian, 6(2).
Hutagalung, L. W. 2018. Kecernaan protein kasar dan serat kasar kambing
peranakan etawa yang diberi pakan fermentasi lumpur sawit dan ampas tahu
dengan imbangan yang berbeda. Skripsi. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian.
Universitas Bengkulu, Bengkulu.
Kharismawan, E. N., R.Fauziyah, T. Widiyastuti, M. Munasik dan C. H. Prayitno. 2020.
konsumsi dan kecernaan serat kasar serta protein kasar pakan kambing yang
disuplementasi tepung bawang putih (allium sativum) dan mineral chromium
organik. In prosiding seminar teknologi agribisnis peternakan (stap) fakultas
peternakan universitas jenderal soedirman (Vol. 7, pp. 680-689).
Koten, B. 2014. Konsumsi nutrien ternak kambing yang mendapatkan hijauan hasil
tumpangsari arbila (Phaseolus lunatus) dengan sorgum sebagai tanaman sela
pada jarak tanam arbila dan jumlah baris sorgum yang berbeda (Nutrient Feed
Consumption of Goats to Sorghum and Arbi). Jurnal Ilmu Ternak Universitas
Padjadjaran, 14(1).
McDonald, P., R.A. Edwards, and J.F.D. Greenhalgh. 1988. Animal nutrition. John
Willey and Sons Inc., New York. p. 96−105.
Mulyono, S. and B. Sarwono. 2004. Penggemukan kambing potong. Penebar
Swadaya, Jakarta.
Munawaroh, L. L., I. G. S. Budisatria, dan B. Suwignyo. 2015. Pengaruh pemberian
fermentasi complete feed berbasis pakan lokal terhadap konsumsi, konversi
pakan, dan feed cost kambing Bligon jantan. Buletin Peternakan, 39(3), 167-173.
Novia, D., S. Amelia., dan N. Z. Ayuza. 2011. Kajian suhu pengovenan terhadap kadar
protein dan nilai organoleptik telur asin. Jurnal Peternakan. 8(2):
70-76.Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. Jakarta.
Universitas Indonesia Press.
Nurhajah, A., A. Purnomoadi, dan D. W. Harjanti. 2016. Hubungan antara konsumsi
serat kasar dan lemak kasar dengan kadar total solid dan lemak susu kambing
peranakan ettawa. Jurnal Agripet, 16(1), 1-8.
Okariyadi, I.D.K., I.G.L.O. Cakra., dan I. M. Mudita. 2014. Kecernaan bahan kering dan
nutrien ransum wafer limbah pertanian terfermentasi oleh inokulan
mengandung cairan rumen dan rayap (termites) pada kambing peranakan
etawah. Jurnal Peternakan Tropika. 2(2): 189-200.
Purba, E. P. 2017. Pengaruh penambahan silase daun singkong dan mineral mikro
organik dalam ransum berbasis limbah kelapa sawit terhadap kecernaan serat
kasar dan protein kasar. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research
and Innovation of Animals), 1(1), 16-19.
Rusdiana, S., L. Prahari dan Sumanto. 2015. Kualitas dan produktivitas susu kambing
perah persilangan di indonesia. Jurnal Badan Litbang Pertanian, 34(2). 79-86.
Sari, M. L., Ali, A. I. M., Sandi, S., dan Yolanda, A. 2015. Kualitas serat kasar, lemak
kasar, dan BETN terhadap lama penyimpanan wafer rumput kumpai minyak
dengan perekat karaginan. Jurnal Peternakan Sriwijaya, 4(2).
Savitri, M. V., H. Sudarwati dan Hermanto. 2012. Pengaruh umur pemotongan
terhadap produktivitas gamal (Gliricidia sepium). Fakultas Peternakan,
Universitas Brawijaya. Malang.
Setyaningrum, A., P. Suparman, I. Haryoko, dan A. Priyono. 2019. Konsumsi pakan
dan pertumbuhan domba lokal pada penggemukan dengan pakan berbasis
indigofera sp. Abstrak. Seminar Nasional.LPPM Unsoed. Purwokerto.
Suparjo, K., G. Wiryawan, E. B. Laconi dan D. Mangunwidjaja. 2011. Performa
kambing yang diberi kulit buah kakao terfermentasi. Media Peternakan 34: 35 -
42
Tantalo, S., L. Liman, dan F. Fathul. 2019. Efek umur pemangkasan indigofera
(Indigofera zollingeriana) pada musim kemarau terhadap kandungan Netral
Detergen Fiber dan Acid Detergen Fiber. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 7(2),
241-246.
Wirawan, I. W., I. M., Mudita, I. G. Cakra, N. M. Witariadi, dan N. W. Siti. 2012.
Kecernaan nutrien kambing peranakan etawah yang diberi pakan dasar rumput
lapangan disuplementasi dengan dedak padi. Majalah Ilmiah Peternakan, 12(3).
Published
2023-11-30
How to Cite
[1]
E. Maulana, A. Setyaningrum, and N. Hidayat, “KAJIAN BENTUK INDIGOFERA SP. PADA KONSUMSI PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING SAPERA JANTAN”, ANGON: Journal of Animal Science and Technology, vol. 5, no. 3, pp. 325-332, Nov. 2023.
Section
Articles