INTEGRASI BUDIDAYA IKAN DAN TANAMAN MELALUI TEKNOLOGI AKUAPONIK PADA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA LUWUNG, KECAMATAN RAKIT, BANJARNEGARA
Keywords:
Desa Luwung, Akuaponik, Ketahanan Pangan, kolamAbstract
Desa luwung memiliki potensi sumber daya perairan yang melimpah, salah satunya adanya kolam pada setiap rumah. Namun, permasalahan ketahanan pangan kerap terjadi dikarenakan keterbatasan lahan, kurangnya minat sumber daya manusia, dan tingginya biaya produksi. Salah satu pemanfaatan potensi lingkungan dengan basis teknologi untuk mengatasi permasalahan ketahanan pangan yang terjadi adalah dengan integrasi antara budidaya perikanan dengan pertanian yang disebut akuaponik. Tujuan dari pengabdian ini yakni yakni terlaksananya intensifikasi pekarangan, meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dengan budidaya tanaman dalam skala rumah tangga, dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ekologis masyarakat. Metode analisis yang digunakan dalam melaksanakan program ini adalah deskriptif kuantitatif dengan membandingkan rata-rata pre-test dan post-test. Hasil dari program pelatihan akuaponik di Desa Luwung Kecamatan Rakit dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan lahan pekarangan dengan menerapkan teknologi akuaponik. Peserta dapat memahami bahwa pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan kemandirian ekonomi warga. Masyarakat juga memberi tanggapan positif terhadap teknologi budidaya akuaponik