IMPLEMENTASI BISKUIT TANIN BERBASIS LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI FEED SUPPLEMENT UNTUK TERNAK RUMINANSIA

Penulis

  • Satria Budi Kusuma Politeknik Negeri Jember image/svg+xml Penulis
  • Suci Wulandari Penulis
  • Adib Norma Respati Penulis
  • Nur Muhamad Penulis
  • Niati Ningsih Penulis
  • Alditya Putri Yulinarsari Penulis
  • Amal Bahariawan Penulis
  • Bety Etikasari Penulis

Kata Kunci:

biskuit pakan, kulit kopi, proteksi protein, ruminansia, tanin

Abstrak

Limbah kulit kopi robusta memiliki potensi besar sebagai sumber tanin yang dapat memproteksi protein pakan dari degradasi mikroba rumen, sehingga meningkatkan efisiensi pemanfaatan nitrogen pada ternak ruminansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi feed suplement 'Biskuit Tanin' berbasis limbah kulit kopi di PT BGIOS Farm Probolinggo untuk meningkatkan kualitas produk pakan untuk ternak ruminansia. Metode yang digunakan adalah sosialisasi pembuatan biskuit tanin dan pendampingan aplikasi pakan pada ternak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memproduksi pakan inovatif berbasis limbah lokal. Uji coba pada ternak ruminansia menunjukkan bahwa tingkat palatabilitas biskuit tanin baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah transfer teknologi pembuatan biskuit tanin efektif dalam meningkatkan kapasitas produksi mitra dan kualitas nutrisi pakan untuk mendukung produktivitas ternak.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Kusuma, S. B., Wulandari, S., Nurfitriani, R. A., & Awaludin, A. (2022). The potential solvent for tannin extraction as a feed additive made of coffee husk ( Coffea canephora) using Soxhlet Method. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 980(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/980/1/012024

Lorenz, M. M., Eriksson, T., & Udén, P. (2010). Effect of wilting, silage additive, PEG treatment and tannin content on the distribution of N between different fractions after ensiling of three different sainfoin (Onobrychis viciifolia) varieties. Grass and Forage Science, 65(2), 175–184. https://doi.org/10.1111/j.1365-2494.2010.00736.x

Nurfitriani, R. A., Wulandari, S., Bahariawan, A., Kusuma, S. B., Ningsih, N., Muhamad, N., Yulinarsari, A. P., Prasetya, R. Y., & Rohman, S. (2024). The physical quality of elephant grass silage with tannin extract from coffee husk. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1302(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1302/1/012054

Respati, A. N., Bahariawan, A., Kusuma, S. B., Wulandari, S., Ulma, Z., & Serfiyan, S. (2026). Palatability response of tannin biscuit with different doses of molasses in Etawa crossbred goats. ICoFA 2025, 03001, 1–5. https://doi.org/https://doi.org/10.1051/bioconf/202621003001

Wulandari, S., Nurfitriani, R. A., & Kusuma, S. B. (2023). Prevention of Protein Degradation Using Ensiling Coffee Husk. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 33(2), 170–177. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2023.033.02.04

Xiao, D., & Meng, T. (2024). Nutritional Value Evaluation and Processing Technology of Feed and Nutrition Regulation Measures for Ruminants. In Animals (Vol. 14, Number 21). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/ani14213153

Unduhan

Diterbitkan

30-04-2026