PELESTARIAN BUDAYA BEDHOL KEDHATON MELALUI SOSIALISASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI PLOBANGAN
Keywords:
Bedhol kedaton, pelestarian budaya, sosialisasi, sekolah dasar, pendidikan interaktifAbstract
Tradisi Bedhol Kedhaton merupakan salah satu warisan budaya Jawa yang sarat nilai sejarah, filosofis, dan spiritual, namun keberadaannya semakin tergerus oleh modernisasi dan rendahnya pemahaman generasi muda. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program sosialisasi dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang tradisi Bedhol Kedhaton di SD Negeri Plobangan, Desa Plobangan, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi, instrumen evaluasi keberhasilan kegiatan melalui pretes dan postest. Peserta sosialisasi adalah siswa kelas 4, 5, dan 6yang dipilih berdasarkan kesiapan kognitif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, ditunjukkanoleh peningkatan nilai dari pra-kegiatan ke pasca-kegiatan, bahkan salah satu siswa dengan skor terendah 10 mampu mencapai skor penuh 100 setelah sosialisasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode sosialisasi berbasis interaktif efektif dalam menanamkan pengetahuan budaya serta membangun kesadaran pelestarian tradisi lokal. Kesimpulannya, pendidikan formal melalui sosialisasibudaya di sekolah dasar dapat berfungsi sebagai strategi penting dalam menjaga kelestarian Bedhol Kedhaton, sekaligus memperkuat identitas budaya dan karakter generasi muda.