DETEKSI INFEKSI CACING SALURAN PENCERNAAN AYAM KAMPUNG DESA TANJUNGREJO, KECAMATAN JEKULO, KABUPATEN KUDUS

  • Firman Teguh Ariffianto Fakultas Peternakan, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI
  • Siti Sulastri Maryuni Fakultas Peternakan, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI
  • Sri Wahyuni Fakultas Peternakan, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI
Keywords: Ascaridia galli, Railietina echinobothrida, usus, sekum, ayam kampung

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui populasi dan jenis cacing serta derajat infeksi cacing dalam saluran pencernaan ayam kampung. Penelitian dilaksanakan Januari – Maret 2014 di peternakan ayam kampung Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Pengamatan cacing di Laboratorium SMK Farming Pati. Materi penelitian menggunakan saluran pencernaan bagian usus ayam kampung sebanyak 40. Usus dipisahkan menjadi tiga bagian (usus halus, usus besar dan sekum). Peralatan penelitian: gunting bedah, cutter, penggaris, botol, plastik, ember. Parameter yang diamati: jumlah, jenis, dan derajat infeksi cacing. Penelitian menggunakan metode observasi. Ayam kampung dinekropsi, kemudian diambil bagian usus dan diamati sesuai pengelompokkannya. Usus yang ditemukan adanya cacing dikumpulkan dan dihitung berdasarkan kelompoknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usus halus dan sekum ayam kampung ditemukan Nematoda (Ascaridia galli) dan Cestoda (Railietina echinobothrida). Usus halus terdapat 24 ekor A. galli dan 9 ekor R. echinobothrida, sekum ditemukan 3 ekor R. echinobothrida. Usus besar tidak ditemukan Nematoda maupun Cestoda. Derajat infeksi A. galli dan R. echinobothrida masing-masing 60 % dan 30 %. Simpulan penelitian ini derajat infeksi di peternakan ayam kampung Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus tinggi. Saran yang diberikan yaitu perbaikan sistem pemeliharaan, menjaga kebersihan kandang, tempat pakan dan minum serta, pemberian obat cacing.

References

He, S. V.E.H.S. Susilowati, E. Purwati dan R. Tiuria. 1990. Taksiran Kerugian Produksi Daging Akibat Infeksi Alamiah Cacing Saluran Pencernaan pada Ayam Buras di Bogor dan Sekitarnya. Seminar Parasitologi Nasional VI dan Konggres P4I di Pandaan
Firman M., S. Subekti, dan H. Retnani. 2010. Prevalensi Cacing Raillietina sp. Pada Ayam Buras dan Ayam Broiler yang Dijual di Beberapa Pasar Tradisional Di Wilayah Kota Surabaya. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya. (Skripsi)
Harahap, P.S., E. Nofyan, dan S. Lamin. 2017. Endoparasit Pada Ayam Ras Pedaging (Gallus gallus domesticus strain Ross) Di Peternakan SOC dan Ayam Ras Petelur (Gallus gallus domesticus Strain Isa brown) Di Peternakan. Agrotechnopark Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya. Palembang. (Skripsi).
Hariani, N. dan I. Simanjuntak. 2021. Prevalensi dan Intensitas Telur Cacing Parasit pada Ayam Kampung dan Ayam Petelur di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kertanegara. Jurnal Ilmu Dasar. 22 (1) 1-8.
Kartika, A., K.A. Widayati, Burhanuddin, M. Ulfah, dan A. Farajallah. 2016. Eksplorasi Preferensi Masyarakat terhadap Pemanfaatan Ayam Lokal di Kabupaten Bogor Jawa Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 21 (3): 180185.
Levine, N.D. 1994. Buku Pelajaran Parasitologi Veteriner. Penerjemah; Gatot Ashadi,
Editor: Wardiarto. Terjemahan dari: Text book of Veterinery Parasitology. Gadjah
Mada University Press. Yogyakarta.
Moenek, D.Y.J.A. dan A.B. Oematan. 2017. Endoparasit Pada Usus Ayam Kampung (Gallus
domesticus), Jurnal Kajian Veteriner. 5 (2): 84-90.
Moenek, D.Y.J.A., A.B. Oematan, dan N.N. Toelle 2019. Keragaman Endoparasit Gastrointestinal dan Profil Darah Pada Ayam Kampung (Gallus domesticus). Jurnal Kajian Veteriner. 7 (2): 114 - 120.
Nangoy, F.J. dan L.C.H. Karisoh. 2018. Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pada Ayam Kampung Pasawungen Di Desa Pahaleten Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi. 5 (2): 57-66.
Nataamijaya, A. G. 2010. Pengembangan Potensi Ayam Lokal untuk Menunjang Peningkatan Kesejahteraan Petani. Jurnal Litbang Pertanian. 29 (4): 131-138
Zalizar, L., A. Winaya, A. Malik, W. Widodo, Suyatno, and A. D. Anggraini. 2021. Species identification and prevalence of gastrointestinal helminths in Indonesian native chickens, and its impact on egg production. Biodiversitas. 22 (10): 4363-4369.
Retnani E. B., Y. Ridwan, R. Tiuria dan F. Satrija. 2001. Dinamika Populasi Cacing Saluran Pencernaan Ayam Kampung: Pengaruh Tipe Iklim terhadap Fluktuasi Populasi Cacing. Media Veteriner. 8 (1): 9-14.
Rismawati, Yusfiati, dan R. Mahatma. 2013. Endoparasit Pada Usus Ayam Kampung (Gallus domesticus) Di Pasar Tradisional Pekanbaru. https://repository.unri.ac.id/jspui/handle/123456789/3711/, diakses pada tanggal 6 Juni 2022.
Sarwono, B. 2013. Beternak Ayam Kampung. Penebar Swadaya, Jakarta.
Published
2022-06-29
How to Cite
Ariffianto, F., Maryuni, S., & Wahyuni, S. (2022). DETEKSI INFEKSI CACING SALURAN PENCERNAAN AYAM KAMPUNG DESA TANJUNGREJO, KECAMATAN JEKULO, KABUPATEN KUDUS. PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI AGRIBISNIS PETERNAKAN (STAP), 9, 702-708. Retrieved from https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1739
Section
Articles