PENGGUNAAN AMPAS TEH SEBAGAI SUMBER TANNIN KONDENSASI PADA PAKAN BERBASIS RUMPUT KUMPAI TERHADAP PRODUKSI GAS TOTAL, GAS METAN, PERSENTASE GAS METAN, dan NILAI pH

  • Riki Sujatmiko Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Afzalani Afzalani Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Muthalib Muthalib Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
Keywords: tannin, ampas teh, gas total, metan, in-vitro

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan level optimal tannin ampas teh untuk menekan produksi gas metan.. Penelitian ini menggunakan racangan acak lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 5 ulangan yang setiap unit ulangan yang disusun terdiri dari rumput kumpai dan ampas teh T0(0%) ; T1(5%); T2(10%); T3 (15%); T4 (20%); T5 (25%); T6(30%). Peubah yang diamati produksi gas total, produksi gas metan (CH4), persentase gas metan dari total gas, dan nilai pH. Analisis ragam dilakukan untuk melihat efek taraf penambahan tepung ampas teh terhadap peubah yang diukur. Uji Duncan dilakukan untuk melihat perbadaan pengaruh antar perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ampas teh nyata (P<0,05) berpengaruh terhadap produksi gas total, gas metan, persentase gas metan, dan pH. Produksi gas total pada perlakuan T3 nyata (P<0,05) lebih tinggi dibanding dengan perlakuan lainnya. Sedangkan persentase gas metan dari total gas pada perlakuan T3 nyata (P<0,05) lebih rendah disbanding dengan perlakuan T0, T1, T2, T4, T5, dan T6. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan ampas teh pada perlakuan T3 (15%) menghasilkan produksi gas total yang tinngi yaitu 56,11 ml/1 g BK dan persentase gas metan dari total gas (45,52%) lebih rendah.

References

Afzalani, R.A. Muthalib, E. Sahputri dan L. Suhaza. 2017. Efek Suplementasi Sumber Tannin Alami Dari Daun Sengon (Albizia Falcataria) Terhadap Profil Produksi Gas Dan Metanogenesis Fermentasi Pakan. Makalah Seminar Nasional HITPI VI. Kerjasama Fakultas Peternakan dan Himpunan Ilmu Tumbuhan Pakan Indonesia. Jambi.
Fahey, G. C., & L. L. Berger. 1988. Carbohydrate nutrition of ruminants. In: D.C Chruch (Ed.). Digestive Phisiology and Nutrition of Ruminants. The Ruminant Animal. Prentice Hall Eglewood Cliifs, New Jersey.
Fievez, V., Babayemi, O.J., Demeyer, D. 2005. Estimation of direct and indirect gas production in syringes: A tool to estimate short chain fatty acid production that requires minimal laboratory facilities. Animal Feed Science Technology. 123-124 (9): 197-210.
Harianto, B. dan A. Thalib, 2009. Emisi Metan dari Fermentasi entrik: kontribusinya secara Nasional dan Faktor-Faktor yang mempengaruhinya pada ternak. Balai Penelitian Ternak.
Istirahayu, D. N. 1993. Pengaruh penggunaan ampas teh dalam ransum terhadap persentase karkas, giblet, limpa dan lemak abdominal broiler. Skripsi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Jayanegara, A. 2008. Reducing methane emissions from livestock: nutritional approaches. Proceedings of Indonesian Students Scientific Meeting (ISSM), Institute for Science and Technology Studies (ISTECS) European Chapter, 13-15 May 2008, Delft, the Netherlands: 18-21.
Krause, K. M. and G. R. Oetze J. 2005. Inducing Subacute Ruminal Acidosis in Lactating Dairy Cows. J. Dairy Sci. 88:3633–3639 2005.
Kreuzer, M. & C. R. Soliva. 2008. Nutrition: key to methane mitigation in ruminants. Proc. Soc. Nutr. Physiol. 17: 168-171.
Makkar, H.P.S., Francis, G., Becker, K. 2007. Bioactivity of phytochemicals in some lesser-known plants and their effects and potential applications in livestock and aquaculture production systems. Animal. 1(9): 1371-1391
Mitsumori, M., Sun, W. 2008. Control of rumen microbial fermentation for mitigating methan e emissions from the rumen. Asian-Australian Journal of Animal Science. 21 (1): 144-154.
Santoso, B dan B.T. Hariadi. 2007. Pengaruh suplementasi acacia mangium willd pada Pennisetum purpureum terhadap karakteristik fermentsi dan produksi gas metana invitro. Media Peternakan. 30(2): 106-113.
Tavendale, M. H., L. P. Meagher, D. Pacheco, N. Walker, G. T. Attwood, and S. Sivakumaran. 2005. Methane production from in vitro rumen incubations with Lotus pedunculatus and Medicago sativa, and effects of extractable condensed tannin fractions on methanogenesis. Anim. Feed Sci. Technol. 123:403-419.
Thalib A, Widiawati Y, Haryanto B. 2010. Penggunaan complete rumen modifier (CRM) pada ternak domba yang diberi hijauan pakan berserat tinggi. JITV. 15:97-104.
Published
2022-06-29
How to Cite
Sujatmiko, R., Afzalani, A., & Muthalib, M. (2022). PENGGUNAAN AMPAS TEH SEBAGAI SUMBER TANNIN KONDENSASI PADA PAKAN BERBASIS RUMPUT KUMPAI TERHADAP PRODUKSI GAS TOTAL, GAS METAN, PERSENTASE GAS METAN, dan NILAI pH. PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNOLOGI AGRIBISNIS PETERNAKAN (STAP), 9, 158-165. Retrieved from https://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1585
Section
Articles