RESPON FISIOLOGI DAN KUALITAS FISIK DAGING ITIK CIHATEUP YANG DIBERI ISOTONIK ALAMI DALAM SISTEM PEMELIHARAAN KERING

  • Nurul Frasiska Program Studi Peternakan, Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Rio Ananda Riyadi Program Studi Peternakan, Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Novia Rahayu Program Studi Peternakan, Universitas Perjuangan Tasikmalaya
Keywords: Ekstrak Seledri, Itik Cihateup, Kualitas Daging, Respon Fisiologi, Sari Jeruk Nipis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian isotonik alami dan menetapkan level manakah yang paling optimal terhadap respon fisiologi dan kualitas fisik daging Itik Cihateup. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental in vivo dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Pemberian isotonik alami menggunakan formulasi T0: Air (kontrol); T1: Air + gula 7% + sari jeruk nipis 2% + ekstrak seledri 25 mg + garam 0,8 gr; T2; Air + gula 7% + sari jeruk nipis 3% + ekstrak seledri 50 mg + garam 0,9 gr; T3: Air + gula 7% + sari jeruk nipis 4% + ekstrak seledri 75 mg + garam 1 gr. Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan ekstrak selediri sebanyak 25mg, 50mg dan 75mg juga penambahan sari jeruk nipis sebanyak 2%, 3%, dan 4%. Hasil penelitian berdasarkan ANAVA menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap nilai pH daging (P<0,05), akan tetapi tidak berpengaruh terhadap frekuensi denyut jantung, suhu rektal, dan susut masak (P>0,05). Penambahan ekstrak seledri 25 mg dan sari jeruk nipis 2% merupakan adalah level yang optimal.

Published
2021-06-28
How to Cite
Frasiska, N., Riyadi, R., & Rahayu, N. (2021). RESPON FISIOLOGI DAN KUALITAS FISIK DAGING ITIK CIHATEUP YANG DIBERI ISOTONIK ALAMI DALAM SISTEM PEMELIHARAAN KERING. PROSIDING SEMINAR TEKNOLOGI AGRIBISNIS PETERNAKAN (STAP) FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN, 8, 704. Retrieved from http://jnp.fapet.unsoed.ac.id/index.php/psv/article/view/1211
Section
Articles