Analysis of the Function of Beef Cattle Production in Kuningan West Java

  • Rai Nasdian Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Nunung Noor Hidayat Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Sri Mastuti Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
Keywords: Pasundan cattle, input, cobb-douglass, production function and ADG

Abstract

Background. The purpose of this research was to determine the age factor of livestock production, forage feed, concentrate feed, enclosure density, medicines, bulk working hours, vitamins and minerals and PBBH Pasundan cattle and manalyze the effect of factors of production on PBBH Pasundan cattle in Kuningan Regency. Materials and methods. The object of research is 66 Pasundan bulls spread in 3 districts, namely; Cibingbin District (21 individuals), Maleber District (14 individuals) and Cimahi District (31). Retrieval of data using survey methods with questionnaire aids. Determination of the research area using purposive sampling method, while the determination of research objects using accidental sampling. The research variables observed were;(1) livestock age, (2) forage feed, (3) concentrate feed, (4) enclosure density, (5) medicines, (6) hours of work, (7) vitamins and minerals, (8) ADG. Results. Research result shows that the production factor influences 55.99% of the PBB Pasundan Cow. Together, the factors of production have a high significant effect on PBBH (F Hit <0.01). Partially the forage production factor, enclosure density, hours of work, vitamins and minerals have no significant effect on the ADG of Pasundan cattle. Conclusion. The conclusions of the study areaverage age of livestock 2.41 years, giving forage 15.95 kg /day/ST, giving concentrate 0.193 kg /day/ST, cage density 4,26 m2 / ST, the cost of medicines, vitamins and minerals Rp 4610.3/day/ST and Rp 846.8/day/ST., pouring out of working hours 1.64 hours/day/ST, and average of ADG is 0.32 kg/day/ST. ADG of Pasundan cattle are affected by age of livestock, concentrated feed and medicines.

References

Achmad, B.R., R.Purwanto, S., Sabarnurdin dan Sumardi. 2015. Tingkat Pendapatan dan Curahan Tenaga Kerja Pada Hutan Rakyat Di Kabupaten Ciamis. Jurnal Ilmu Kehutanan. 9(2).
Afrianto T, Nur Hidayat, Al Islama, P.A.P.. 2018. Penentuan Kelayakan Kandang Sapi Menggunakan Analisis Hierary Process-Weighted (Ah-Wp). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. 2(3) : 4213-4220.
Afrizal., Rudy Sutrisna. Dan Muhtarudin. 2014. Potensi Hijauan Sebagai Pakan Ruminansia di Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ilmiah Peternakan.
Arif, Z. A., M. Hartono dan S. Suharyati. 2014. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Angka Kebuntingan (Conception Rate) pada Sapi Potong Setelah Dilakukan Sinkronisasi Estrus di Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Ilmiah. Hal:22- 26.
Diniyati D dan Achmad B. 2017. Pengaruh Curahan Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Petani Hutan Rakyat Di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Hujan Tropis. 2(5).
Ayu Astuti., Erwanto., dan Purnama Edy Santos. 2015. The Effect of Providing Forage-Concentrate on Physiological Response and Performance of Simmental Cross Beef Cattle. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. Vol. 3(4): 201-207.
Dwi Dedeh Kurnia Sari, Maria H A, dan Lilies S A. 2016. Pengaruh Pakan Tambahan Berupa Ampas Tahu dan BioetanolBerbahan Singkong Terhadap Penampilan Sapi Bali. Buletin Peternakan.Vol 40 92) : Hal 107-112.
Hikmawaty., A.Gunawan., RR Noor., dan Jakaria. 2014. Identifikasi Ukuran Tubuh dan Bentuk Tubuh Sapi Bali di Beberapa Pusat Pembibitan Melalui Pendekatan Analisis Komponen Utama. Jurnal Ilmu dan Produksi Hasil Peternakan. Vol 02 91): Hal 231-237.
I Wayan Gunawan, ni Ketat Suwiti, Putu Sampurma. 2016. Pengaruh Pemberian Mineral Terhadap Lingkar Dada, Panjang dan Tinggi Badan Sapi Bali Jantan. BuletinVeteriner UDAYANA. Vol 8 (2).
Indrijani, Johar Arifin, Dudi, Wendry SP, Romi Z, Hilmia,2012. Kajian Identifikasi Sapi Lokal Jawa Barat Dalam Mendukung Swasembada daging sapi. Laporan Penelitian. Dinas Peternakan provinsi jawa Barat. Bandung.Iswandono. 2004. Ekonomi Mikro. UPP AMP YKPN:Yogyakarta
Kurniawan, L.A., Atwomarjono, U., Mahifidz, L. 2012. Pengaruh Berbagai Frekuensi Pemberian Pakan dan Pembatasan Pakan Terhadap Pertumbuhan Tulang Ayam Broiler.Jurnal Agromedi. 30 (2).
Mayangsari L. N., Surahmanto dan M. Christiyanto.2017. Kandungan Energi DanVariasi Bahan Pakan Pada Sapi Potong Di Bagian Hulu Dan Hilir Wilayah Daerah Aliran Sungai Jratunseluna.Arijurnal. Vol. 5 (1).
Rangkuti, Khairunisa., S.Siregar, .Thamrin dan Rui, A|. 2014. Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Pendapatan Peternak. Agrium ISSnnN 2442-7036. Vol 19 (1).
S.Rusdiana dan L.Paharani. 2018. Pengembangan Peternakan Sapi Potong: Kebijakan Swasembada Daging Sapi dan Kelayakan Usaha Ternak. Pusat Penelitian Agro Ekonomi. Vol 36 92).
Sukarini, I. A. M. 2012. Produksi Dan Komposisi Air Susu Kambing Peranakan Etawah Yang Diberi Tambahan Konsentrat Pada Awal Laktasi. Skripsi.
Susilo, J. 2013. Pengaruh Pemberian Vitamin B Kompleks dan Obat Cacing Terhadap Peningkatan Bobot badan Sapi Potong dan Pendapatan Petani di Desa Margorejo Kabupaten Pati. Medik Veteriner. Balai Veteriner Lampung.
Yuwono D M, Subiharta dan Muryanto. 2011 Pengaruh Kualitas Pakan Terhadap Pertambahan Bobot Badan Sapi Potong Pada Kegiatan Pendampingan PSDS di Kabupaten Magelang. Jurnal Litbang Pertanian.
Published
2020-07-07
How to Cite
[1]
R. Nasdian, N. Hidayat, and S. Mastuti, “Analysis of the Function of Beef Cattle Production in Kuningan West Java”, ANGON: Journal of Animal Science and Technology, vol. 2, no. 2, pp. 203-215, Jul. 2020.
Section
Articles